KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tengah meluncurkan QRIS Berbagi sebagai solusi modern berbagi takjil di Ramadan. Program ini memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital yang cepat, aman, dan inklusif.
Kepala KPwBI Sulteng, Rony Hartawan, mengatakan QRIS Berbagi memungkinkan masyarakat mendapat takjil dengan scan QRIS senilai Rp46.
“Program ini meningkatkan kesadaran pembayaran nontunai dan mengajak lebih banyak orang berbagi dengan cara praktis dan efisien,” ujarnya di Palu, Kamis (6/3/2025).
Kegiatan berlangsung 1–21 Maret 2025, setiap sore pukul 16.00 WITA, di depan KPwBI Sulteng. Stand khusus disediakan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan takjil menggunakan QRIS.
“Program ini terbuka untuk semua, baik pengguna aktif maupun yang baru mencoba pembayaran digital,” tambahnya.
QRIS Berbagi memudahkan masyarakat berbagi dengan cara praktis, cepat, dan aman. Program ini juga mendukung gerakan cashless society dengan mendorong transaksi digital lebih efisien.
“Selain itu, inisiatif ini memperkenalkan dan memperluas adopsi QRIS di semua lapisan masyarakat, termasuk UMKM,” jelas Rony.
Untuk berpartisipasi, masyarakat cukup datang ke lokasi, menyiapkan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS, lalu scan QRIS senilai Rp46 di stand QRIS Berbagi.
“Setelah itu, takjil bisa langsung dinikmati saat berbuka puasa,” tandas Rony.
Melalui QRIS Berbagi, Bank Indonesia berharap lebih banyak masyarakat merasakan kemudahan transaksi digital sekaligus menikmati berbagi di bulan Ramadan. *TAU/MUH













