KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah (KPwBI Sulteng) menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliununtuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Jumlah tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (Rp50 ribu – Rp100 ribu) senilai Rp2,58 triliun dan Uang Pecahan Kecil (Rp20 ribu) senilai Rp277,6 miliar.
“Kami menilai ketersediaan ini cukup untuk memenuhi proyeksi kebutuhan masyarakat sebesar Rp1,76 triliun, meningkat 16 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala KPwBI Sulteng, Muhamad Irfan Sukarna, dalam siaran pers, Rabu (25/2/2026).
Menurut Irfan, peningkatan kebutuhan uang tunai muncul karena beberapa faktor: pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, Polri, dan pekerja swasta, tradisi berbagi selama Ramadan, termasuk penyaluran bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat rentan, serta aktivitas ekonomi yang meningkat akibat mobilitas masyarakat dan potensi penambahan masa libur.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, KPwBI Sulteng menyelenggarakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.
“Kami memulai program ini sejak 18 Februari 2026 dengan tema ‘Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah’,” ujar Irfan.
SERAMBI 2026 fokus pada tiga hal utama:
- Menjaga ketersediaan uang Rupiah yang cukup, tepat waktu, dan layak edar.
- Menyediakan layanan penukaran uang yang menjangkau masyarakat luas melalui perbankan.
- Memberikan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, termasuk mengenali uang asli, merawat Rupiah, dan berbelanja bijak.
Untuk meningkatkan layanan, KPwBI Sulteng menempuh beberapa langkah strategis:
- Menambah 11 layanan kas keliling di Kota Palu dan Parigi Moutong. KPwBI juga menggelar Layanan Peduli Mudik di Terminal Tipo (9 Maret 2026) dan Pelabuhan Donggala (12 Maret 2026).
- Memperkuat kerja sama dengan perbankan melalui 26 titik layanan penukaran Rupiah di Palu, Tolitoli, Poso, Bungku, Luwuk, hingga Pasangkayu. Program ini melibatkan 22 bank dengan total 52 frekuensi layanan, lebih dari dua kali lipat tahun sebelumnya.
- Mengoptimalkan aplikasi PINTAR agar masyarakat menukar uang secara tertib, merata, dan transparan.
KPwBI Sulteng memproyeksikan SERAMBI 2026 dapat melayani sekitar 2.700 penukar hingga akhir Februari.
“Masyarakat bisa mendaftar melalui PINTAR untuk periode 2–13 Maret 2026 mulai 27 Februari 2026 pukul 09.00 WITA. Pendaftaran tersedia di kantor bank terdaftar maupun layanan kas keliling Bank Indonesia,” jelas Irfan.
Selain itu, KPwBI Sulteng mengimbau masyarakat untuk:
- Memeriksa uang Rupiah dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).
- Berbelanja sesuai kebutuhan dan kemampuan.
- Menukar uang melalui layanan resmi Bank Indonesia dan perbankan untuk menghindari biaya tambahan atau uang palsu.
- Merawat Rupiah sebagai alat pembayaran sah dan simbol kedaulatan negara.
“Dengan langkah ini, KPwBI Sulteng memastikan masyarakat dapat beribadah tenang dan tetap mendapatkan uang tunai yang cukup selama Ramadan dan Idul Fitri,” pungkas Irfan.
Rilis | Editor : Muh Taufan













