Ekonomi

Indosat Dorong Startup Perempuan Indonesia Masuk Pasar Asia Tenggara

×

Indosat Dorong Startup Perempuan Indonesia Masuk Pasar Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
SheHacks Indosat perluas kiprah global, bawa startup perempuan Indonesia ke Vietnam. Dok: Humas IOH/Eranesia.id

SHEHACKS merupakan program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Program ini memperluas kiprahnya ke tingkat internasional.

Langkah tersebut dilakukan melalui inisiatif Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam.

Program ini membuka akses pasar baru bagi startup perempuan Indonesia. Inisiatif ini juga memperkuat jejaring inovasi di Asia Tenggara.

SheHacks juga ingin menunjukkan kapasitas startup perempuan Indonesia. Terutama dalam bidang kecerdasan artifisial (AI).

Dalam program tersebut, SheHacks membawa lima startup terbaik dari Top 5 MVP Accelerator 2025. Kelima startup itu mewakili sektor digital prioritas di Indonesia.

Startup pertama adalah DoctorTool. Platform ini menyediakan ekosistem digital berbasis AI untuk fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan pasien.

Startup berikutnya adalah Hear Me. Platform ini menghadirkan solusi komunikasi inklusif berbasis teknologi bagi Teman Tuli.

Selanjutnya ada Serenic.ai. Platform ini menggunakan AI klinis untuk membantu otomatisasi proses administratif rumah sakit.

Sistem ini membantu optimalisasi klaim rumah sakit. Platform ini juga mendukung pencatatan rekam medis berbasis percakapan dokter dan pasien.

Startup lain yang ikut serta adalah Katalis AI. Platform ini menghadirkan solusi digital marketing berbasis AI dan analisis data.

Selain itu, terdapat Lunar Interactive. Startup ini mengembangkan sistem gamifikasi untuk pembelajaran keterampilan berbicara bahasa asing.

Para founder mengikuti rangkaian kegiatan terstruktur selama program berlangsung. Kegiatan tersebut membuka peluang investasi dan kolaborasi pasar.

Program ini juga mendorong pertukaran wawasan bisnis antar ekosistem. Selain itu, para founder memperoleh mentoring dari praktisi industri di Vietnam.

Mentoring ini membantu startup memperkuat pengembangan produk. Program tersebut juga membantu mereka membangun model bisnis yang berkelanjutan.

Chief Legal & Regulatory Officer IOH, Reski Damayanti, mengatakan program ini membuka peluang lebih luas bagi perempuan Indonesia. Peluang tersebut hadir di ekonomi digital global.

“Program ini menghadirkan peluang nyata bagi perempuan Indonesia untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital global. Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia secara inklusif,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Kamis (12/3/2026).

Ia menyebutkan, bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa.

Reski menambahkan, bahwa SheHacks memperluas dampaknya ke Asia Tenggara. Hal ini terjadi melalui kolaborasi lintas negara dan penguatan jejaring institusi.

Program ini juga membuka akses bagi startup kepada investor. Langkah ini memperkuat peluang pendanaan bagi para founder.

“Program ini membantu founder perempuan membangun koneksi dengan ekosistem digital global. Program ini juga membuka peluang pendanaan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bahwa inovasi para startup dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Kunjungan ke Vietnam mencatat sejumlah capaian penting. Capaian ini memperkuat peran SheHacks sebagai jembatan inovasi Indonesia dan Vietnam.

Rangkaian kegiatan mencakup 51 sesi business matching. Program ini juga menghadirkan mentoring intensif bersama pakar AI.

Selain itu, peserta mengikuti diskusi strategi bisnis, legal, dan ekonomi. Kegiatan lain mencakup penguatan community building.

SheHacks juga menggelar berbagai featured events. Forum ini mempertemukan para founder dengan investor dan pelaku ekosistem inovasi.

Melalui program ini, SheHacks membuka koneksi strategis di Vietnam. Program ini terhubung dengan enam investor dan enam instansi pemerintah.

SheHacks juga menjalin komunikasi dengan sembilan calon mitra potensial. Koneksi ini memperkuat peluang kolaborasi lintas negara.

Sejumlah lembaga ikut terlibat dalam rangkaian kolaborasi tersebut. Beberapa di antaranya adalah Department of Science & Technology (DOST) dan Startup & Innovation Hub (SIHUB).

Selain itu, terdapat HCMC Innovation Department dan Business Startup Support Centre (BSSC). Kegiatan ini juga melibatkan Investment & Trade Promotion Center (ITPC).

Keterlibatan institusi tersebut membuka peluang soft landing bagi startup Indonesia. Akses pasar di Vietnam juga semakin terbuka.

Mendorong Startup Perempuan Indonesia ke Pasar Global

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan peran strategis SheHacks. Program ini tidak hanya menjadi inkubator inovasi.

SheHacks juga menjadi platform pemberdayaan perempuan lintas negara. Program ini membantu membangun koneksi global secara nyata.

Para founder mempelajari regulasi bisnis di Vietnam. Mereka juga mengevaluasi potensi ekspansi pasar.

Para startup kemudian menyesuaikan model bisnis mereka. Penyesuaian ini dilakukan untuk pasar Asia Tenggara.

Dalam program tersebut, para startup juga mengikuti sesi bersama investor. Dua di antaranya adalah Do Ventures dan DMZ Ventures.

Forum ini menjadi momentum penting bagi para founder. Mereka mempresentasikan inovasi dan berdiskusi langsung dengan investor.

Forum tersebut juga memperluas eksposur internasional bagi startup perempuan Indonesia.

Kunjungan ini menunjukkan daya saing startup perempuan Indonesia. Mereka memiliki peluang besar untuk memasuki pasar global.

Indosat menegaskan komitmennya melalui inisiatif ini. Perusahaan akan terus memperluas gerakan SheHacks di kawasan Asia.

Program di Vietnam juga menjadi model kolaborasi regional. Inisiatif ini mendorong ekosistem inovasi perempuan yang inklusif, tangguh, dan kompetitif.

Rilis | Editor : Muh Taufan