Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026: Jadi Momentum Penguatan Data Pembangunan Sulawesi Tengah

×

Sensus Ekonomi 2026: Jadi Momentum Penguatan Data Pembangunan Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini
BPS RI berharap sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat memastikan SE 2026 berjalan lancar demi mendukung transformasi ekonomi daerah dan nasional. Foto: Rusdia/Eranesia.id

BADAN Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah memulai gelaran Sensus Ekonomi (SE) 2026. Pencanangan tersebut dipusatkan di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Minggu (21/6/2026), sebagai bentuk komitmen bersama menyukseskan pendataan ekonomi di provinsi itu. 

Agenda strategis ini dihadiri lGubernur Sulteng Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, Inspektur Utama BPS RI Dadang Hardiawan, Kepala BPS Sulteng Daryanto, serta jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan terkait.

Gubernur Anwar mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk bersikap terbuka dan tidak takut memberikan data yang akurat kepada petugas sensus. 

“Berikan data secara terbuka dan akurat. Jangan ragu atau takut. Sensus ini tidak membawa dampak buruk, justru hasilnya sangat menentukan ketepatan program-program pemerintah ke depan,” tegasnya.

Anwar juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan dari tingkat bupati hingga kepala desa untuk mengawal penuh jalannya sensus. Menurutnya, data SE 2026 adalah aset daerah untuk menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Sementara itu, Inspektur Utama BPS RI Dadang Hardiawan menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemprov Sulteng. Ia menilai kolaborasi ini adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan publik dan menghasilkan basis data ekonomi yang valid.

BPS RI berharap sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat memastikan SE 2026 berjalan lancar demi mendukung transformasi ekonomi daerah dan nasional.