ERA baru mulai berjalan di ibu kota. Persija Jakarta menunjuk mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong (STY), sebagai pelatih kepala baru.
Manajemen mengumumkan keputusan ini di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026). Langkah besar ini menandai ambisi baru Macan Kemayoran setelah berpisah dengan Mauricio Souza.
Manajemen melepas Souza karena gagal membawa Persija menjuarai Super League musim 2025/2026. Saat itu, Persija hanya finis di peringkat ketiga dengan 71 poin.
Mereka berada di bawah Borneo FC dan sang juara, Persib Bandung. Oleh karena itu, manajemen mencari nakhoda baru dengan visi yang lebih agresif.
Alasan Kontrak Jangka Panjang
Manajemen Persija langsung mengikat pelatih asal Korea Selatan tersebut dengan kontrak tiga tahun. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa penunjukan STY bukan demi trofi instan. Langkah ini merupakan proyek investasi jangka panjang klub.
Manajemen memilih STY karena tiga pilar utama. Pertama mentalitas juara asia. Persija membidik posisi puncak di liga domestik dan kompetisi Asia.
Kedua, disiplin dan pengalaman. Rekam jejak STY mampu mengubah kultur sepak bola tim menjadi lebih profesional. Dan ketiga, akselerasi pemain muda. STY wajib mengembangkan infrastruktur klub dan mematangkan potensi pemain muda.
“Semua ini bagian dari proses. Kami ingin melakukan akselerasi selama tiga tahun ke depan. Coach Shin akan mengawal pengembangan pemain muda dan infrastruktur kita,” ujar Prapanca optimistis dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (9/6/2026).
Shin Tae-yong menyatakan kesiapannya menukangi Macan Kemayoran pada musim kompetisi 2026/2027.
“Target saya meraih prestasi terbaik. Saya akan berusaha maksimal bersama Persija demi membawa tim ini ke tempat seharusnya,” tegas STY.
Reuni dengan Publik Sepak Bola Indonesia
Pencinta sepak bola tanah air pasti menyambut hangat kehadiran STY. Pelatih berusia 55 tahun ini memiliki ikatan emosional yang kuat. Ia pernah melatih Timnas Indonesia periode Desember 2019 hingga Januari 2025.
Saat menakhodai Skuad Garuda di tiga kelompok umur, STY berhasil mengubah wajah sepak bola Indonesia. Ia membawa Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2020 dan meraih Medali Perunggu SEA Games 2021. STY juga meloloskan Timnas U-20 ke Piala Asia U-20 2023, serta mendongkrak peringkat FIFA secara signifikan.
Kini, publik menunggu ramuan taktik STY. Semua orang ingin melihat Persija Jakarta kembali mengaum di puncak tertinggi sepak bola Asia.













