PELBAGAI tokoh nasional akan hadir pada peringatan Haul ke-57 Habib Sayid Idrus bin Salim Aljufri atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua. Panitia menggelar Haul di Kompleks Alkhairaat Jalan Sis Aljufri, Palu Barat, Palu, Sabtu (12/4/2025) mendatang.
Panitia telah mengkonfirmasi kehadiran beberapa tokoh di antaranya, ahli tafsir alquran kenamaan, Profesor Muhammad Quraish Shihab.
Selain itu, Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar, dan Menteri Hukum dan HAM RI, Supratman Andi Agtas, juga akan hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut.
“Sampai saat ini Profesor Quraish Shihab, Menteri Hukum RI serta Menteri Agama RI telah mengkonfirmasi kehadiran,” terang Seksi Acara Haul, Habib Ahmad Hasni dikutip dari media.alkhairaat.id, Sabtu (5/4/2025).
Panitia juga mengundang sejumlah ulama dari Hadramaut, Yaman, namun hingga kini para tamu internasional tersebut belum mengkonfirmasi kehadiran.
Sementara itu, panitia terus mematangkan persiapan acara. Sekretaris Panitia Haul, Haerollah M Arif, menjelaskan bahwa jumlah jamaah yang hadir dalam Haul Guru Tua terus meningkat setiap tahunnya.
Oleh karena itu, panitia memerlukan strategi dan teknis yang matang untuk menyambut para tamu dengan baik.
“Mereka yang hadir di haul merupakan tamu yang harus kita layani dengan baik. Maka dari itu, masing-masing bidang dalam kepanitiaan harus mampu merumuskan formula baru, dengan belajar dari pelaksanaan haul sebelumnya,” ujarnya.
Salah satu tantangan utama yang sering panitia hadapi adalah keterbatasan kapasitas di dalam kompleks acara, sementara sebagian besar jemaah ingin masuk langsung ke lokasi utama.
Sebagai solusi, tahun ini panitia akan memasang tenda sepanjang Jalan Sis Aljufri yang mereka lengkapi dengan layar dan televisi, agar para jamaah dapat mengikuti rangkaian acara tanpa harus memadati area dalam kompleks.
“Panitia nantinya akan melengkapi tenda-tenda tersebut dengan layar dan TV, sehingga tamu bisa menyaksikan langsung acara haul,” tambahnya.
Inovasi Baru
Selain itu, panitia juga menyiapkan inovasi baru berupa buku manaqib (riwayat hidup dan keutamaan Guru Tua) yang jamaah bisa bawa pulang.
“Selama ini kita hanya mendengarkan manaqib, tapi tahun ini panitia berupaya mencetak buku manaqib agar para jemaah bisa membaca dan menjadikannya pegangan,” tandas Haerollah.
Haul Guru Tua merupakan salah satu agenda keagamaan terbesar di Sulawesi Tengah yang menjadi magnet bagi ribuan jamaah dari pelbagai daerah, bahkan dari luar negeri.
Pihak penyelenggara mengharapkan kehadiran tokoh nasional seperti Profesor Quraish Shihab dan para menteri makin memperkuat makna spiritual dan nilai persatuan dalam kegiatan ini. MAL/MUH













