GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiahkan kado istimewa di ulang tahun ke-61 provinsi yang ia pimpin. Ia mewujudkan layanan pendidikan dan kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat.
“Kalau orang yang kita cintai ulang tahun, pasti kita siapkan kado spesial. Nah, pendidikan dan kesehatan gratis ini hadiah terbaik untuk rakyat Sulteng,” ujar Anwar saat memimpin upacara di halaman Kantor Gubernur di Palu.
Lewat program Berani Cerdas, Anwar menghapus seluruh biaya pendidikan di SMA dan SMK. Ia juga menghapus biaya praktik kerja industri (prakerin) dan uji kompetensi (ujikom) yang selama ini memberatkan siswa.
“Mulai tahun ini, tak ada lagi alasan anak-anak takut masuk SMK karena biaya. Kita bebaskan semua,” tegasnya.
Ia juga memperluas bantuan beasiswa untuk mahasiswa asal Sulteng di semua jenjang dan lokasi studi baik di Palu, Jakarta, maupun kota lain sesuai Uang Kuliah Tunggal (UKT). Sekolah swasta setara SMA/SMK pun menerima dana BOS Daerah (BOSDA).
Layanan Kesehatan Kini Gratis
Di sektor kesehatan, Anwar meluncurkan program Berani Sehat yang menjadikan Sulteng sebagai provinsi ke-12 yang menerapkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Kerja sama dengan BPJS Kesehatan memungkinkan masyarakat cukup menunjukkan KTP Sulteng saat berobat ke fasilitas kesehatan yang bermitra, meskipun belum terdaftar atau kepesertaannya tidak aktif.
“Di mana pun warga berobat, selama bawa KTP Sulteng dan faskesnya kerja sama dengan BPJS, langsung dilayani,” jelasnya.
Bebas Denda Pajak Kendaraan
Anwar juga menggulirkan program Berani Bebaskan Tunggakan BPKB. Pemerintah membebaskan denda dan bea balik nama kendaraan bermotor selama 14 April–14 Mei 2025.
“Kalau sudah diampuni, masyarakat bisa berkendara dengan tenang tanpa takut razia,” ujarnya sambil mengajak warga memanfaatkan momen ini.
Anwar meminta tokoh-tokoh Sulteng yang kini duduk di pemerintahan pusat untuk memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor minerba dan industri. Ia yakin hilirisasi tambang akan memperkuat keuangan daerah.
“Kalau hilirisasi berjalan, Sulteng tidak akan kekurangan uang,” tandasnya optimis.
Anwar bersama jajaran meluncurkan pelbagai program dalam rangka mewujudkan Sulteng sebagai provinsi “Nambaso” yang berarti besar dan tangguh melalui program unggulan: Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Bebaskan BPKB, dan Berani Melayani Perizinan.
Kehadiran Tokoh Nasional
Sejumlah tokoh nasional hadir memeriahkan peringatan ini, termasuk Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar, para mantan gubernur dan wakil gubernur, bupati, wali kota, serta tokoh adat dari seluruh Sulteng. *TAU/MUH













