PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palu menerima kunjungan delegasi dari Myanmar dalam kegiatan CSRRP. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Rabu (25/2/2026). World Bank memfasilitasi kegiatan tersebut sebagai penyelenggara.
Kunjungan ini menjadi simbol komitmen untuk memperkuat hubungan dua kota dari dua negara. Delegasi Myanmar hadir bersama perwakilan Bank Dunia. Mereka mempelajari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 2018 di Palu.
Agenda kunjungan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, Pemkot Palu memaparkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Pemerintah menjelaskan proses perencanaan hingga pelaksanaan program tersebut.
Pada hari kedua, para delegasi meninjau lokasi pembangunan. Mereka melihat langsung pelaksanaan program dan proses pemulihan infrastruktur.
Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Palu, Rahmat Mustafa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kunjungan ini memberi manfaat besar bagi Kota Palu.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan yang sangat berarti bagi kita semua,” ujarnya.
Rahmat menegaskan, pertemuan ini bukan sekadar ajang berbagi pengalaman. Kedua pihak membangun diskusi dua arah untuk mencari solusi praktis penanganan pascabencana di Asia Tenggara.
Ia menyebut, Pemkot Palu dan delegasi Myanmar saling bertukar praktik baik. Mereka membahas strategi pembangunan Huntap, pemulihan infrastruktur vital, serta penguatan ketahanan masyarakat melalui kolaborasi.
Melalui kunjungan ini, kedua pihak mempererat kerja sama. Mereka juga memperkuat jejaring kolaborasi internasional dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













