SEBANYAK 58 anak usia 7 hingga 15 tahun mengikuti audisi tilawah alquran di Masjid Uswatun Hasanah, Kompleks Kantor Wali Kota Palu, Senin (2/3/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda menggelar kegiatan ini sebagai tahap awal penjaringan calon qori dan qoriah.
Peserta terpilih akan dibina untuk menghadapi ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di pelbagai tingkatan.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid mengatakan, panitia akan menyeleksi peserta untuk menentukan siapa yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Ikuti audisi ini dengan sungguh-sungguh. Jika lolos, alhamdulillah. Jika belum, jangan patah semangat,” ujarnya memberi motivasi.
Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesra Setda Kota Palu, Muhammad Basron menjelaskan, audisi ini merupakan langkah strategis menyiapkan generasi tilawah sejak usia dini.
Ia menyebut, program tersebut merupakan inisiatif Wali Kota Palu melalui program “Palu Religi”.
Pemkot Palu ingin melahirkan qori dan qoriah yang mampu menyamai bahkan melampaui capaian para seniornya.
“Selama ini, Kota Palu memiliki qori hingga tingkat internasional. Namun, kami ingin memperkuat kualitas tilawah generasi berikutnya agar lebih kompetitif,” ungkap Basron.
Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pembinaan rutin setiap bulan. Pemerintah menargetkan mereka mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Audisi tilawah alquran se-Kota Palu ini terlaksana melalui kerja sama antara Pemkot Palu, PW IPQAH Sulawesi Tengah, IPQAH Palu, dan Baznas Palu.
Melalui implementasi program Palu Religi, pemerintah berharap lahir generasi qori dan qoriah yang mampu mengharumkan nama Palu di pelbagai ajang tilawah alquran.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













