Regional

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida asal Filipina di Pelabuhan Bitung

×

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida asal Filipina di Pelabuhan Bitung

Sebarkan artikel ini
1,4 ton sianida asal Filipina yang disita di Bitung, Sulawesi Utara. Foto: HO/Eranesia.id

PERSONEL TNI Angkatan Laut menggagalkan penyelundupan sekitar 1,4 ton sianida dari Filipina ke Indonesia. Bahan kimia berbahaya itu masuk melalui Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara.

Tim Quick Response 8 Satuan Patroli Koarmada VIII, Satgas Intelmar Kerapu-8.26, dan Bea Cukai Kanwil Sulut menindak pengiriman itu, Rabu (4/3/2026).

Petugas memeriksa kendaraan yang turun dari Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Labuhan Haji rute Talaud–Bitung saat sandar di pelabuhan.

“Petugas menemukan muatan sianida dalam 29 karung di sebuah truk ekspedisi berwarna hijau,” kata Wakil Komandan Koarmada VIII, Laksamana Pertama TNI Tony Herdijanto dikutip dari Detik.com, Senin (9/3/2026).

Tony menjelaskan, pengiriman itu mencurigakan karena pengirim seharusnya mengangkut sianida dengan kapal khusus.

Selain itu, pengirim tidak melampirkan dokumen resmi sehingga berisiko membahayakan keselamatan pelayaran dan penumpang.

Petugas menimbang setiap karung sekitar 50 kilogram, sehingga total muatan mencapai 1.450 kilogram atau 1,4 ton. Aparat menyimpan barang bukti di Markas Koarmada VIII untuk proses hukum lebih lanjut.

“Berdasarkan informasi awal, pengirim membawa barang ilegal dari Filipina. Mereka memasukkan sianida melalui Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, lalu menyelundupkannya ke Bitung menggunakan truk ekspedisi yang menumpang kapal feri penumpang,” tandas Tony.

Sumber : ANT/Detik.com | Editor : Muh Taufan