REKTOR Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu, Profesor Lukman S Thahir, meminta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) mengembangkan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
FTIK akan menjalankan pengembangan ini melalui kolaborasi dengan Regional English Language Office (RELO), lembaga di bawah naungan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Menurut Lukman, kerja sama tersebut membuka peluang strategis. Program ini dapat memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa.
Ia menyampaikan, arahan itu saat pimpinan FTIK bersilaturahim dengannya di Rektorat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (31/3/2026). Dekan, wakil dekan, dan tenaga kependidikan menghadiri pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Lukman menegaskan, pentingnya pengembangan Program Studi Bahasa Inggris. RELO menghadirkan standar pengajaran bertaraf internasional untuk mendukung upaya tersebut.
“Kita tidak ingin lulusan Bahasa Inggris hanya unggul secara teori. Melalui RELO, kita menghadirkan standar global langsung ke ruang kelas. Ini menjadi kunci untuk membuka peluang internasional bagi mahasiswa,” ujarnya.
Selain itu, Lukman mendorong peningkatan kualitas pelayanan akademik di FTIK. Ia menargetkan percepatan penyelesaian studi mahasiswa strata satu.
Rencana tersebut sejalan dengan pelaksanaan wisuda UINDak pada 18 April 2026. Menteri Sosial Saifullah Yusuf dijadwalkan hadir.
Meski demikian, Lukman menegaskan bahwa percepatan tidak boleh mengabaikan kualitas akademik.
“Mutu tetap menjadi prioritas utama. Dengan begitu, alumni memiliki daya saing yang kuat,” tegas Lukman.
Lukman juga menyatakan bahwa komunikasi dengan Menteri Sosial, yang akrab disapa Gus Ipul, berjalan baik. Menteri tersebut telah menyatakan kesediaannya untuk hadir.
“Oleh karena itu, seluruh persiapan harus berjalan optimal. Termasuk kesiapan para wisudawan dan wisudawati,” pungkas Lukman.
Advertorial | Editor : Muh Taufan














