WAKIL Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu, Profesor Hamlan, mendorong seluruh unit kerja meningkatkan kinerja anggaran program.
Langkah ini bertujuan mendongkrak nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2026 hingga mencapai skor 93.
“UINDak Palu menargetkan nilai SAKIP 93 pada 2026,” ujarnya di Palu, Senin (13/4/2026).
Saat ini, UINDak Palu melaksanakan Review Anggaran Triwulan I (Januari–Maret) 2026. Kegiatan ini melibatkan Pascasarjana, fakultas, lembaga, dan seluruh unit kerja.
Hamlan menjelaskan, target tersebut meningkat dari capaian SAKIP 2025 yang berada pada skor 92. Oleh karena itu, ia meminta seluruh unit mengoptimalkan perencanaan dan penggunaan anggaran.
Hamlan menekankan, pentingnya realisasi anggaran secara maksimal. Setiap unit juga harus menjaga prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan program.
“Seluruh kegiatan yang telah diprogramkan harus berjalan optimal pada triwulan II, III, dan IV,” ungkapnya.
Hamlan menjelaskan, review anggaran Triwulan I berfungsi sebagai sarana monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini memastikan pelaksanaan anggaran berjalan sesuai aturan dan rencana.
Selain itu, review juga mengukur dampak anggaran terhadap Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).
Pada 2025, UINDak Palu meraih nilai IKPA 96 dari Kementerian Keuangan dengan predikat sangat baik. Capaian ini menjadi dasar untuk meningkatkan kinerja pada 2026.
“Kita harus memastikan nilai IKPA terus meningkat,” ujarnya.
Pada Triwulan I 2026, UINDak Palu mencatat realisasi anggaran sebesar 39,14 persen dari total pagu rupiah murni. Sementara itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai 23,88 persen.
Untuk komponen belanja, realisasi belanja pegawai mencapai 36,77 persen. Belanja barang sebesar 33,22 persen, dan belanja modal 12,82 persen.
“Dengan capaian tersebut, pelaksanaan anggaran di UINDak berjalan normal,” tandas Hamlan.
Advertorial | Editor : Muh Taufan














