Regional

MoU Kesejahteraan Sosial, Kemensos dan UINDak Perkuat Kolaborasi di Palu

×

MoU Kesejahteraan Sosial, Kemensos dan UINDak Perkuat Kolaborasi di Palu

Sebarkan artikel ini
Rektor UINDak Palu, Profesor Lukman S Thahir (kiri) bersama Mensos RI, Saifullah Yusuf (kanan) foto bersama seusai penandatanganan MoU di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (20/4/2026). Foto: Taufan Bustan/Eranesia.id

MENTERI Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Rektor Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu, Lukman S Thahir, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Penandatanganan berlangsung di Kampus 1.000 Mimpi UINDak Palu. Kegiatan ini menjadi bagian dari Wisuda ke-46 program Sarjana, Magister, dan Doktor. Acara digelar di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (20/4/2026).

Ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan program kesejahteraan sosial. Program tersebut meliputi rehabilitasi sosial, perlindungan dan jaminan sosial, serta pemberdayaan sosial.

Kerja sama juga mencakup pengembangan kebijakan dan strategi. Fokusnya pada pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kedua pihak akan bertukar dan memanfaatkan data sesuai kebutuhan. Mereka juga mendukung berbagai program dan kegiatan bersama. Selain itu, koordinasi tugas diperkuat sesuai peraturan perundang-undangan.

Mensos Saifullah Yusuf menegaskan, peran penting perguruan tinggi. Menurutnya, kampus seperti UIN Datokarama sangat strategis. Perannya mendukung pemberdayaan dan pendampingan masyarakat.

Upaya tersebut bertujuan mempercepat peningkatan kesejahteraan. Sasaran utamanya masyarakat di bawah garis kemiskinan.

“Karena itu, sangat relevan jika kita berbicara tentang kesejahteraan sosial. Termasuk kemiskinan dan masa depan bangsa. Semua disiplin ilmu bermuara pada keadilan sosial dan kemanfaatan,” ujarnya.

Mensos juga menekankan tanggung jawab sosial perguruan tinggi. Pengetahuan tidak boleh berhenti pada teori. Ilmu harus mampu menjawab persoalan sosial-ekonomi.

“Oleh karena itu, perguruan tinggi harus menghadirkan solusi. Terutama untuk masalah kemiskinan dalam kehidupan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Lukman Thahir menilai penandatanganan ini penting. Kehadiran Menteri Sosial menunjukkan komitmen negara.

Menurutnya, komitmen tersebut nyata untuk membantu masyarakat Sulawesi Tengah keluar dari kemiskinan.

“Menteri Sosial adalah representasi negara. Komitmennya konkret dalam mengentaskan kemiskinan. Sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial,” ujarnya.

Lukman menambahkan, UINDak Palu siap mendukung Kementerian Sosial. Dukungan dilakukan melalui pendampingan dan pembinaan masyarakat.

Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya mempercepat peningkatan kesejahteraan. Termasuk bagi kelompok dalam program mitra deradikalisasi.

Penulis : Amat/Rusdia | Editor : Muh Taufan