Regional

Imigrasi Palu Perkuat Sinergi Cegah Penempatan Pekerja Migran Nonprosedural

×

Imigrasi Palu Perkuat Sinergi Cegah Penempatan Pekerja Migran Nonprosedural

Sebarkan artikel ini
Peresmian Gerakan Nasional Migran Aman berlangsung secara terpusat dan diikuti seluruh Unit Pelaksana Teknis Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Dok: Imigrasi Palu/Eranesia.id

KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Palu mengikuti peresmian Gerakan Nasional Migran Aman secara daring bersama Kementerian dan instansi terkait di Palu.

Kegiatan ini menjadi langkah nasional untuk memperkuat perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggelar peresmian secara terpusat dan melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis di daerah.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir. Di antaranya Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, serta perwakilan Kementerian Kesehatan.

Peserta juga menyaksikan pemutaran video berisi arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Presiden menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat agar tidak memilih jalur penempatan nonprosedural yang berisiko tinggi.

Gerakan Nasional Migran Aman tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Program ini berfungsi sebagai instrumen pencegahan berkelanjutan hingga ke tingkat akar rumput untuk menekan praktik penempatan pekerja migran ilegal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

“Komitmen Imigrasi Palu dalam mencegah keberangkatan pekerja migran nonprosedural melalui penguatan sinergi antarinstansi,” ungkapnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Selasa (19/5/2026).

Menurut Akmal, kolaborasi yang kuat diharapkan mampu menekan angka pekerja migran ilegal sekaligus mewujudkan tata kelola penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, tertib, dan bermartabat.

Advertorial | Editor : Muh Taufan