FESTIVAL Teluk Lalong 2024 kembali berlangsung di Luwuk, Kabupaten Banggai. Festival tahun itu mengusung tema “Semangat Lestari dan Berkelanjutan” sebagai komitmen menjaga keindahan alam dan budaya.
Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, Diah Agustiningsih mengatakan, pemerintah mengapresiasi pelaksanaan Festival Teluk Lalong dengan tema berfokus kepada lingkungan.
“Semangat lestari mengingatkan kita akan pentingnya melestarikan alam dan budaya agar tetap utuh, sedangkan berkelanjutan menunjukkan komitmen untuk mewariskan keindahan ini kepada generasi mendatang,” terangnya dalam siaran pers yang diterima di Palu, Jumat (1/11/2024).
Diah berharap, festival itu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan budaya.
Ia juga berharap, agar Festival Teluk Lalong masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025, yang akan memperluas jangkauan dan daya tarik festival ini bagi wisatawan domestik dan mancanegara.
“Festival Teluk Lalong sudah lolos seleksi pertama KEN 2025 bersama enam festival lainnya di Sulteng, termasuk Festival Danau Poso dan Festival Tampolore,” ungkap Diah.
Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah untuk bekerja sama menjaga keindahan Teluk Lalong agar tetap lestari.
“Mari kita jadikan festival ini contoh bahwa pariwisata bisa berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan,” ajak Diah.
Pjs Bupati Banggai, Raziras Rahmadillah, yang turut hadir pada pembukaan mengungkapkan keinginannya untuk menghidupkan kembali festival-festival Banggai yang sebelumnya meredup.
“Festival Teluk Lalong bisa menjadi langkah awal untuk mempromosikan keunikan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Banggai,” imbuhnya. GRA/KEI













