Regional

Polisi Temukan Mesin Pencetak Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar

×

Polisi Temukan Mesin Pencetak Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar

Sebarkan artikel ini
MESIN CETAK UANG PALSU. Petugas berada di dekat mesin cetak uang palsu yang ditemukan di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (16/12/2024). Foto: CNN Indonesia

POLISI menyita mesin pencetak yang para pelaku gunakan untuk memproduksi uang palsu di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Saat ini, Polres Gowa menyimpan mesin tersebut sebagai barang bukti setelah polisi mengungkap jaringan peredaran uang palsu pada awal Desember dan menangkap 15 orang terkait kasus tersebut.

“Salah satu barang bukti yang kami amankan adalah mesin pencetak uang palsu. Kami masih mengecek seluruh barang bukti. Totalnya ada sekitar 100 jenis barang bukti,” terang Kapolres Gowa, AKB Reonald Simanjuntak dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (17/12/2024).

Kasus ini berawal dari temuan uang palsu senilai Rp15 ribu. Setelah pengembangan, polisi menemukan lagi uang palsu senilai Rp500 ribu hingga akhirnya mengungkap peredaran uang palsu dalam jumlah besar yang mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami menemukan uang palsu senilai Rp446,7 juta di dalam kampus UIN Alauddin Makassar. Uang tersebut terdiri dari pecahan seratus ribu rupiah,” ungkap Reonald.

Ia menjelaskan bahwa dalam pengungkapan kasus ini, polisi bekerja sama dengan Bank Indonesia, Laboratorium Forensik Polda Sulsel, serta pihak kampus UIN Alauddin Makassar.

“Pihak rektorat juga membantu kami dalam pengungkapan ini. Kami menemukan barang bukti di dalam area kampus,” jelas Reonald.

Polres Gowa terus mengembangkan kasus produksi uang palsu ini untuk memastikan semua pihak yang terlibat dapat diproses hukum.

“Kami tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Kami masih mengumpulkan alat bukti agar tidak salah dalam menetapkan tersangka. Jika ada yang terbukti terlibat, kami akan menetapkannya sebagai tersangka,” tandas Reonald. CNN/ICC/CAE