DI tengah hiruk-pikuk operasional industri yang tak pernah berhenti, sebuah cahaya harapan terus menyinari masyarakat Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah.
Klinik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) telah menjadi mercusuar kesehatan selama satu dekade penuh, memberikan pelayanan medis gratis tanpa mengenal lelah sejak 2014.
Bayangkan seorang ibu yang tengah memeluk anak balitanya di tengah malam. Demam tinggi menyerang sang buah hati, namun jarak ke fasilitas kesehatan begitu jauh.
Di sinilah Klinik IMIP hadir sebagai penyelamat, membuka pintunya 24 jam untuk kasus-kasus darurat seperti itu.
“Kecuali kasus-kasus darurat seperti korban kecelakaan, penyakit berat yang ingin mendapatkan perawatan secepat mungkin, kita terima 24 jam. Tetap dilayani seperti biasa pada saat itu juga,” kata Penanggungjawab Klinik Umum Permata Indah (KUPI) IMIP, dr Friselina Nuransi Mandiangan dikutip dari website PT IMIP, Sabtu (31/5/2025).
Yang membuat istimewa, akses ke layanan kesehatan ini sangat sederhana. Warga hanya perlu menunjukkan KTP atau surat keterangan domisili.
Tidak ada birokrasi berbelit, tidak ada administrasi rumit yang menghalangi jalan menuju kesembuhan.
Klinik ini membuka pelayanan rawat jalan mulai pukul 19.00 WITA, sebuah strategi cerdas yang memungkinkan masyarakat tetap dapat mengakses Puskesmas Bahodopi di siang hari, sementara malam hari tersedia alternatif layanan kesehatan yang tak kalah berkualitas.
Kepercayaan yang Tumbuh
Kepercayaan masyarakat terhadap Klinik IMIP terlihat jelas dari tren kunjungan yang terus meningkat. Di mana, kunjungan masyarakat umum tercatat dari tahun ke tahun.
Mulai dari 2022 3.115 kunjungan, 2023 4.078 kunjungan, 2024 5.497 kunjungan, dan Januari – Maret 2025 1.546 kunjungan.
Sedangkan kunjungan keluarga karyawan, mulai dari 2022 23.946 kunjungan, 2023 34.297 kunjungan, 2024 39.276 kunjungan, dan Januari-Maret 2025 9.786 kunjungan.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan kepercayaan yang dibangun melalui dedikasi dan kualitas pelayanan yang konsisten.
Tidak puas hanya menunggu pasien datang, Klinik IMIP melangkah lebih jauh dengan memperkenalkan program revolusioner. Klinik Desa pada November 2023.
Program ini membawa tim kesehatan profesional langsung ke desa-desa, memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan.
“Program itu bertujuan untuk mendeteksi dan mengetahui kondisi kesehatan masyarakat agar mendapat penanganan sedini mungkin. Program Klinik Desa juga telah menunjukkan dampak positif bagi masyarakat dan program ini masih terus berjalan hingga saat ini,” ungkap Koordinator Occupational Health and Industrial Hygiene (OHIH) IMIP, dr Ferdy Nurhadi.
Klinik IMIP memahami bahwa kesehatan sejati bukan hanya tentang mengobati yang sakit, tetapi mencegah yang sehat agar tidak jatuh sakit. Mereka menjalankan pelbagai program proaktif.
Di antaranya, program anti-stunting. Di mana, ahli gizi Klinik IMIP rutin turun ke desa-desa, mensosialisasikan pencegahan stunting.
Program ini menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam upaya menciptakan generasi Indonesia yang bebas stunting.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut. Tim medis mengunjungi sekolah-sekolah dasar di desa sekitar, mengajarkan anak-anak cara merawat gigi dan mulut dengan benar.
Investasi kesehatan dimulai dari usia dini, menciptakan fondasi yang kuat untuk masa depan yang lebih sehat.
“Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab sosial kami sebagai bagian dari masyarakat. Sektor kesehatan merupakan kebutuhan yang krusial dan berperan penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkap dr Ferdy.
Pernyataan ini bukan sekadar retorika korporat. Selama satu dekade, IMIP telah membuktikan konsistensinya dalam menjalankan tanggung jawab sosial yang autentik, menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas yang tidak dapat ditawar.
Masa Depan yang Lebih Sehat
Klinik IMIP telah membuktikan bahwa korporasi dapat menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Dengan komitmen yang tidak pernah surut selama satu dekade, mereka telah menanam benih harapan yang kini tumbuh menjadi pohon besar kesehatan masyarakat.
Di tengah tantangan akses kesehatan di daerah terpencil, Klinik IMIP berdiri sebagai bukti nyata bahwa kepedulian yang tulus dapat menghadirkan perubahan bermakna.
Satu dekade mungkin hanya sebuah angka, tetapi dampaknya akan terus bergema dalam kehidupan ribuan jiwa yang telah tersentuh kebaikannya.
Kesehatan bukan privilese, melainkan hak dasar setiap manusia. Dan di Bahodopi, Morowali, hak itu telah menjadi kenyataan berkat dedikasi Klinik IMIP yang tak kenal lelah. *TAU/MUH













