Seorang mantan narapidana terorisme mengibarkan bendera merah putih di kaki Gunung Biru, Desa Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (16/8/2024).Foto : Taufan Bustan / Eranesia.id
Seorang mantan narapidana terorisme mengibarkhttps://foto.eranesia.id/opn/2024/08/23/sejumlah-eks-napiter-peringati-hut-ri-ke-79-di-poso/an bendera merah putih di kaki Gunung Biru, Desa Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (16/8/2024).Foto : Taufan Bustan / Eranesia.idSejumlah mantan narapidana terorisme membentangkan bendera merah putih di kaki Gunung Biruhttps://foto.eranesia.id/opn/2024/08/23/sejumlah-eks-napiter-peringati-hut-ri-ke-79-di-poso/, Desa Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (16/8/2024). Foto : Taufan Bustan / Eranesia.idPetugas bersiap mengibarkan benderah merah putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indoensia ke-79 tahun yang diikuti ratusan mantan napiter di lapangan Tabalu, Poso, Sulawesi Tengah. Foto : Taufahttps://foto.eranesia.id/opn/2024/08/23/sejumlah-eks-napiter-peringati-hut-ri-ke-79-di-poso/n Bustan / Eranesia.idSejumlah mantan narapidana terorisme (napiter) mengikuti upacara bendera merah putih memperingati hari Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indoensia ke-79 tahun di lapangan Tabalu, Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (17/8). https://foto.eranesia.id/opn/2024/08/23/sejumlah-eks-napiter-peringati-hut-ri-ke-79-di-poso/Upacara ini menjadi simbol rekonsiliasi dan integrasi 200-san eks napiter kembali ke masyarakat. Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho yang menjadi inspektör upacara mengatakan, kegiatan ini menunjukkan bahwa mereka yang pernah terlibat dalam aksi radikalisme memiliki kesempatan untuk kembali ke pangkuan NKRI. Foto : Taufan Bustan / Eranesia.id