KURANG tidur terjadi ketika seseorang tidak cukup tidur untuk menjaga tubuh berfungsi optimal. Setiap orang membutuhkan durasi tidur yang berbeda, namun umumnya orang dewasa memerlukan 7-9 jam tidur setiap malam untuk mendukung kesehatan fisik dan mental.
Berikut 13 dampak negatif kurang tidur:
- Konsentrasi dan Daya Ingat Menurun
Kurang tidur membuat otak sulit fokus dan mengingat informasi. - Suasana Hati Terganggu
Mudah marah, cemas, atau depresi bisa terjadi akibat tidur yang buruk. - Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Tidur yang cukup membantu menjaga kesehatan jantung, sementara kurang tidur bisa memicu tekanan darah tinggi. - Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2
Kurang tidur mengganggu metabolisme gula darah dan meningkatkan resistensi insulin. - Berat Badan Mudah Naik
Tidur yang tidak cukup meningkatkan hormon lapar dan menurunkan hormon kenyang. - Sistem Imun Melemah
Tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan flu jika tidur kurang. - Kulit Kusam dan Cepat Menua
Kurang tidur mempercepat penuaan kulit, muncul lingkaran hitam, dan memperlambat regenerasi kulit. - Gangguan Hormon dan Kesuburan
Tidur yang buruk dapat mengganggu hormon reproduksi dan mempengaruhi kesuburan. - Penurunan Kreativitas dan Kemampuan Analisis
Tidur penting untuk berpikir kreatif dan memecahkan masalah. - Risiko Kecelakaan Meningkat
Kurang tidur memiliki dampak serupa dengan mengemudi dalam keadaan mabuk. - Produktivitas Menurun
Kurang tidur mengurangi fokus, energi, dan kewaspadaan saat bekerja atau belajar. - Rentan Stres Kronis
Tidur buruk memperburuk stres dan memperbesar respons emosional negatif. - Risiko Demensia dan Alzheimer Meningkat
Tidur penting untuk membersihkan zat berbahaya dari otak. Kurang tidur berkepanjangan terkait dengan penurunan kognitif.
Kurang tidur jangka panjang dapat berdampak serius pada kesehatan. Idealnya, orang dewasa memerlukan 7-9 jam tidur setiap malam untuk menjaga tubuh tetap sehat. Mediaindonesia.com/MUH













