HeadlineRegional

IPM Meningkat, Angka Kemiskinan Sulteng Turun dalam Dua Tahun

×

IPM Meningkat, Angka Kemiskinan Sulteng Turun dalam Dua Tahun

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid (tengah). Foto: HO/Pemprov Sulteng/Eranesia.id

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan bahwa angka kemiskinan di wilayahnya menunjukkan tren penurunan dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, tingkat kemiskinan turun dari 11 persen pada 2024 menjadi 10,55 persen pada 2026. 

Anwar menilai, capaian tersebut tidak terlepas dari perbaikan tata kelola pemerintahan serta pemanfaatan data yang lebih optimal di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS, angka kemiskinan kita turun dari 11 persen pada 2024 menjadi 10,55 persen saat ini,” ungkapnya, Sabtu (21/2/2026).

Selain itu, peningkatan kesejahteraan masyarakat juga tercermin dari naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). 

Data BPS mencatat IPM Sulteng pada 2025 mencapai 72,82 atau meningkat 0,80 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan IPM tersebut turut berdampak pada meningkatnya umur harapan hidup. 

Bayi yang lahir pada 2025 diperkirakan memiliki usia harapan hidup 71,10 tahun, bertambah 0,26 tahun dibandingkan kelahiran tahun sebelumnya.

“IPM kita juga meningkat. Walaupun tidak terlalu signifikan, tetapi tetap menunjukkan tren positif dibanding tahun sebelumnya,” tandas Anwar.

Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan