EkonomiRegional

PADU, Langkah Pertamina Patra Niaga Dorong Inklusi dan Kesetaraan

×

PADU, Langkah Pertamina Patra Niaga Dorong Inklusi dan Kesetaraan

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi PADU diadakan di Aula Pertamina Patra Niaga IT Bitung, dihadiri oleh Tim Internal IT Bitung, BPBD Kota Bitung, kelompok binaan KALEB, dan 60 peserta yang telah terdaftar, Jumat (24/1/2025). Foto: Pertamina Patra Niaga

PT PERTAMINA Patra Niaga Regional Sulawesi, melalui Integrated Terminal (IT) Bitung, Sulawesi Utara meluncurkan program Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU), sebuah pelatihan pra kerja gratis untuk penyandang disabilitas.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IT Bitung dan tindak lanjut pembinaan Komunitas Tuli Peduli Bitung (KALEB).

IT Bitung bersama KALEB mengadakan kegiatan “Kaleb Goes to School” Senin (20/1/2025) dengan mengunjungi beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bitung. Kegiatan ini bertujuan menjaring calon peserta untuk mengikuti pelatihan PADU.

Jumat (24/1/2025), sosialisasi PADU diselenggarakan di Aula Pertamina Patra Niaga IT Bitung dengan mengundang Tim Internal IT Bitung, BPBD Kota Bitung, kelompok binaan KALEB, dan 60 peserta.

Integrated Terminal Manager IT Bitung Pertamina Patra Niaga, Rezky Kurniawan menjelaskan PADU adalah wadah pelatihan untuk meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas dan masyarakat umum, mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja.

“PADU menghadirkan pelbagai kelas pelatihan seperti Bahasa Isyarat (untuk umum), Produksi Souvenir, Barista, Digital, dan Perawatan Sepatu. Kami merancang semua kelas dalam suasana yang aman dan inklusif,” terangnya dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Minggu (26/1/2025).

Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan, memberdayakan penyandang disabilitas agar lebih percaya diri dan mengurangi stigma yang mereka hadapi.

“Kami juga ingin mendorong advokasi kebijakan yang lebih berpihak pada kelompok rentan,” imbuh Rezky.

Ketua Komunitas Tuli Peduli Bitung, Donna Christha Renata (Chira), menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini.

PADU bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas mampu berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen Pertamina untuk mendorong inklusi dan kesetaraan.

“PADU adalah langkah awal untuk memastikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” ungkapnya.

Menurut Fahrougi, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, mengurangi ketimpangan.

“Dan kemitraan untuk tujuan bersama,” tandasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen menciptakan ekosistem inklusif, membangun keterampilan, dan menyediakan peluang kerja tanpa terkecuali.

Program ini akan menginspirasi pelbagai pihak untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. *TAU/MUH