PT INDONESIA Morowali Industrial Park (IMIP) menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (27/01/2025). Perusahaan memilih Rhizophora untuk ditanam di Desa Bete-Bete.
Head Departemen CSR PT IMIP, Tommy Adi Prayogo, melalui Staf Pilar Lingkungan CSR, Ferdi Saputra, menyatakan bahwa penanaman ini mendukung keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
“Kegiatan ini membangun kawasan perlindungan ekosistem pesisir di Morowali dan sekitarnya melalui restorasi mangrove. Area ini juga menyerap carbon tax perusahaan. Penanaman di Desa Bete-Bete menjadi bagian dari peringatan Hari Mangrove yang berlangsung sejak 2024,” ujarnya, Rabu (29/1/2025).
Ferdi menambahkan, aksi ini menjadi bagian dari program penanaman 10.665 mangrove untuk pesisir Bete-Bete.
Pelbagai pihak terlibat dalam kegiatan ini, termasuk tenant Kawasan IMIP, komunitas lingkungan, pelajar, dan pemerintah desa.
“Pihak yang berpartisipasi antara lain PT IMIP, Tsinghsan Group, PT Risun, PT MTI, PT ITSS, PT QMB, PT IRNC, PT HNI, PT RNI, PT HYNC, PT CTLI, PT DCI, PT SMI, PT ZHN, PT ONI, PT BSI, Yayasan IMIP Peduli (YIP), komunitas lingkungan Bahodopi, mahasiswa Politeknik Industri Logam Morowali, SMK AL-Khairat, serta Pemdes dan KLHK,” tandasnya. *TAU/MUH













