UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah menyusun program kerja tahun anggaran 2026 dengan fokus mencapai status Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) unggul dan berdaya saing. Rapat kerja yang melibatkan civitas akademika berlangsung di Kota Palu pada 8–10 Januari 2025.
Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman S Thahir, menegaskan bahwa seluruh stakeholder kampus harus bekerja keras dan berinovasi demi peningkatan mutu serta pengembangan kelembagaan.
“Ini menjadi prioritas utama UIN Datokarama untuk mencapai PTKI unggul,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (9/2/2025).
Program ini selaras dengan kebijakan Kementerian Agama, khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis), yang menetapkan 10 program unggulan PTKI.
Beberapa di antaranya mencakup internasionalisasi, peningkatan akreditasi, employability, penguatan moderasi beragama, riset dan inovasi, serta digitalisasi layanan PTKI.
Lukman menambahkan, bahwa peta jalan pengembangan PTKI oleh Kementerian Agama berfokus pada empat aspek utama.
Di antaranya, penguatan kapasitas dan tata kelola, pencapaian keunggulan nasional, peningkatan daya saing global, serta menjadikan PTKI sebagai rujukan Islam dunia.
“Selain itu, UIN Datokarama juga akan menindaklanjuti program Asta Cita Prabowo-Gibran dalam penyelenggaraan akademik, termasuk penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan Hak Asasi Manusia (HAM),” tandasnya.
Dengan program kerja ini, UIN Datokarama optimistis mencapai PTKI unggul yang kompetitif di tingkat nasional dan internasional. MAT/MUH













