Regional

Rum Parampasi Berpulang, Gubernur Sulteng: Kita Kehilangan Sosok Panutan

×

Rum Parampasi Berpulang, Gubernur Sulteng: Kita Kehilangan Sosok Panutan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid memimpin upacara pelepasan jenazah Ketua Lembaga Adat Kota Palu, Moh Rum Parampasi, di Kampung Lere, Kota Palu, Jumat (14/3/2025). Foto: HO

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin upacara pelepasan jenazah Ketua Lembaga Adat Kota Palu, Moh Rum Parampasi, di Kampung Lere, Kota Palu, Jumat (14/3/2025).

Almarhum merupakan tokoh adat dan birokrat berpengalaman. Ia menempuh pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Ujung Pandang tahun 1976 dan menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Palu.

Rum menghembuskan napas terakhir pada usia 75 tahun, Kamis (13/3/2025) pukul 13.00 WITA di Rumah Sakit Anutapura Palu.

Gubernur Anwar menyebut Moh Rum Parampasi sebagai panutan yang berkontribusi besar dalam pelestarian adat dan kebudayaan Sulteng.

“Kita kehilangan figur yang selalu berada di garis depan dalam menyambut tamu kehormatan dan menjaga adat serta budaya daerah. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian beliau selama ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak keluarga dan masyarakat untuk mengikhlaskan kepergian almarhum serta memperbanyak doa.

“Semoga Almarhum Bapak Moh Rum Parampasi husnul khotimah, Allah SWT menerima ibadahnya, mengampuni dosa-dosanya, dan memberinya tempat terbaik,” tandasnya.

Pemerintah Sulteng menyerahkan santunan duka kepada keluarga sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum.

Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, serta jajaran pemerintah provinsi dan Kota Palu menghadiri upacara pelepasan jenazah.

Gubernur Sulteng periode 2021-2025, Rusdy Mastura, juga datang bersama para tokoh daerah lainnya. *TAU/MUH