Regional

Tiga Program Berani Jadi Kado Istimewah HUT Sulteng

×

Tiga Program Berani Jadi Kado Istimewah HUT Sulteng

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menyalami warga saat menghadiri Halal Bihalal Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Baiturrahim, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sabtu (5/4/2025) malam. Foto: Humas Pemprov Sulteng/HO

PEMERINTAH Sulawesi Tengah akan meluncurkan tiga program unggulan sebagai kado istimewa dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 provinsi itu pada 13 April 2025 mendatang.

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid mengumumkan ketiga program tersebut saat menghadiri acara Halal Bihalal Idulfitri 1446 Hijriah bersama masyarakat dan jamaah Masjid Baiturrahim di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sabtu (5/4/2025) malam.

“Program unggulan ini meliputi Berani Cerdas, Berani Sehat, dan Berani Bebas, khususnya membebaskan tunggakan pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Minggu (6/4/2025).

Anwar menjelaskan, program Berani Cerdas merupakan terobosan pemberian beasiswa bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Selain itu, kami akan membebaskan semua pungutan di SMA/SMK Sulteng. Teristimewa di SMK, kami membebaskan pungutan uang prakerin dan uji kompetensi,” tegasnya.

Di hari jadi itu juga, menurut Anwar, Sulteng akan menjadi provinsi keempat di Indonesia yang menerapkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas melalui program kedua yakni Berani Sehat.

Program itu memungkinkan masyarakat Sulteng berobat gratis di rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP Sulteng.

Sedangkan program ketiga, Berani Bebas, pemerintah akan menawarkan pengampunan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor untuk tahun 2024 dan tahun-tahun sebelumnya.

“Program ini juga mencakup pembebasan denda 100% untuk BBNKB II dan pajak progresif. Untuk mendapatkan kebijakan ini, masyarakat hanya perlu membayar pajak tahun berjalan,” tandas Anwar.

Program penghapusan tunggakan PKB tersebut akan berlangsung mulai 14 April hingga 14 Mei 2025, memberikan kesempatan satu bulan penuh bagi masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan tersebut.

Pasca dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah pada 20 Februari lalu, Anwar bersama Reny A Lamadjido dan jajaran perangkat daerah secara konsisten mengadakan rapat untuk mensinkronkan dan memastikan Program 9 Berani memiliki payung hukum yang kuat. *TAU/MUH