KEGIATAN otomotif dengan tema Berani Drag Race berlangsung di Jalan Samratulangi, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Perlombaan balap mobil dan sepeda motor ini, diikuti 1.200 peserta dari pelbagai wilayah Indonesia.
Acara ini digelar dua hari, mulai Sabtu (3/5/2025) dan berakhir Minggu (4/5/2025).
Wakil Gubernur Sulteng, Reny A Lamadjido menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana.
“Kegiatan ini sangat positif, terutama bagi anak-anak muda pecinta otomotif,” terangnya.
Sebagai perwakilan pemerintah, Reny akan berupaya menghadirkan sirkuit berstandar nasional agar bakat anak-anak Sulteng bisa tersalurkan dengan baik.
“Kami akan bahas bersama terkait sirkuit berstandar nasional itu,” imbuhnya.
Ketua Panitia Berani Drag Race, Fathur Razaq Anwar, menegaskan kegiatan ini tidak sekadar ajang kompetisi, melainkan simbol semangat dan kebangkitan dunia otomotif di Sulteng.
“Provinsi yang maju adalah provinsi yang dunia otomotifnya hidup,” katanya.
Menurut Fathur, kegiatan ini digelar agar semua senang, bukan sekadar mengejar juara, tapi mempertaruhkan harga diri setiap tim balap.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, penonton, panitia, media, dan aparat yang telah mendukung kegiatan ini,” tutupnya.
Ketua IMI Sulteng, Helmy Umar, juga memberikan apresiasi kepada panitia atas inisiasi kegiatan ini karena berhasil menarik peserta dari pelbagai provinsi di Indonesia.
“Ini bukan hanya soal balap, tapi juga memperkuat silaturahmi, ekonomi lokal, dan membangun ekosistem otomotif yang sehat di Sulteng,” ungkapnya.
Helmy menyebutkan, Berani Drag Race bisa menjadi agenda tahunan, bahkan kejuaraan tingkat nasional.
“Kami sudah berbicara dengan pelbagai pihak, termasuk dengan Fathur, agar tahun depan event ini bisa naik kelas sebagai kejuaraan nasional,” tandasnya. *TAU/MUH













