Regional

Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Baru Penguatan Ekonomi Desa

×

Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Baru Penguatan Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi peluncuran koperasi merah putih di Kota Palu. Dok: Pemprov Sulteng/Eranesia.id

DESA kembali jadi panggung utama perubahan ekonomi nasional. Pemerintah pusat dan daerah bersinergi meluncurkan Program Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sekaligus mensosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya nyata memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, memimpin acara peluncuran di Gedung Gelora Bumi Kaktus Palu, didampingi Wakil Menteri Ahmad Riza Patria dan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.

Lebih dari lima ribu kepala desa, lurah, dan camat berkumpul menandai momentum kebangkitan desayang tidak sekadar seremonial.

Yandri menegaskan, Koperasi Merah Putih bukan sekadar program ekonomi biasa, melainkan “jantung gerakan kedaulatan desa” yang Presiden Republik Indonesia amanatkan langsung.

Masyarakat desa sendiri harus mengelola dana negara yang kembali ke desa, demi keadilan dan kemakmuran yang merata.

“Jangan lihat koperasi ini sebagai sekadar ‘bantuan’, tapi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang bangkit dari akar rumput,” ujarnya dalam peluncuran Koperasi Merah Putih di Kota Palu, Kamis (22/5/2025).

Ia mendorong, semua desa segera merampungkan pendirian koperasi hingga akhir Mei, melengkapi dengan legalisasi melalui akta notaris dan memanfaatkan dana desa sesuai aturan agar tidak tumpang tindih.

Gubernur Anwar Hafid menyuarakan harapan besar agar koperasi menjadi “motor penggerak ekonomi rakyat” di Sulteng, terutama untuk melindungi nelayan lokal yang selama ini kalah bersaing.

Ia mengajak kepala desa membangun pemerintahan desa yang bersih, religius, dan mengedepankan gotong royong.

“Kita harus berani melangkah, memulihkan kedaulatan ekonomi masyarakat kita. Desa bukan sekadar pelengkap, tapi poros kekuatan bangsa,” tegas Anwar.

Makan Bergizi Gratis

Sementara itu, lintas kementerian memandang program makan bergizi gratis sebagai langkah strategis memperbaiki kualitas hidup anak-anak desa sekaligus menekan angka kemiskinan dan stunting.

Pemerintah menargetkan pembentukan dan legalisasi koperasi-koperasi desa selesai pada akhir Juni 2025, agar pada Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2025, koperasi Merah Putih sudah beroperasi penuh.

Presiden akan meresmikan peluncuran nasional koperasi ini pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025.

Dengan lebih dari 75 ribu desa dan mayoritas penduduk tinggal di desa, Yandri mengingatkan peran kepala desa jauh lebih besar dari yang kita kira.

“Dari desa lahir pemimpin bangsa, bahkan gubernur,” tambahnya.

Gerakan koperasi ini memberi sinyal kuat bahwa desa bukan hanya latar belakang, tapi jantung penggerak pembangunan Indonesia ke depan. *TAU/MUH