Regional

Longsor Parigi Moutong: Lima Korban Ditemukan Meninggal, Dua Hilang

×

Longsor Parigi Moutong: Lima Korban Ditemukan Meninggal, Dua Hilang

Sebarkan artikel ini
Tim SAR mengevakuasi korban tanah longsor dalam kondisi meninggal di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (25/6/2025). Foto: KPP Palu

OPERASI SAR gabungan di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (25/6/2025), membuahkan hasil. Tim SAR menemukan dua korban tanah longsor dalam kondisi meninggal dunia.

Dengan penemuan ini, total lima korban meninggal telah teridentifikasi, sementara dua korban lainnya masih dalam pencarian.

Kedua korban yang ditemukan pada hari keempat pencarian ini adalah Riska Juma (26) dan Subran (52), keduanya warga Desa Anutapura, Kecamatan Bolano Lambunu.

“Kedua korban kami temukan di lokasi kejadian. Proses evakuasi berjalan lancar dan korban telah kami serahkan ke pihak keluarga,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh Rizal.

Sebelumnya, tim SAR telah menemukan jenazah Sahrat (43), Ijal (28), dan Arun (17). Hingga saat ini, dua korban yang masih dinyatakan hilang adalah Safrudin E Manjalai (36) dan Rapi (14).

Melibatkan Pelbagai Unsur

Rizal menjelaskan, pencarian korban melibatkan berbagai unsur, termasuk KKP Palu, Brimob, Polres Parigi Moutong, Polsek Tomini, TNI AD, BPBD Kabupaten Parigi Moutong dan Provinsi Sulteng, Tagana, Dinas Kesehatan, serta aparat kecamatan dan masyarakat setempat.

Tim juga mengerahkan beragam peralatan pendukung seperti rescue car, APV, motor trail, alat navigasi, alat ekstrikasi, dan unit ekskavator.

Peralatan ini vital untuk membuka akses dan mengevakuasi korban di medan yang masih labil dan rawan longsor susulan.

“Operasi SAR akan terus kami lanjutkan hingga seluruh korban berhasil kami temukan,” tegas Rizal.

Bencana tanah longsor di Parigi Moutong ini melanda Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, pada Sabtu (21/6/2025) pukul 17.06 WITA.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam durasi cukup lama memicu longsor ini. Kejadian tragis ini menimpa tujuh warga yang sedang mencari kayu di area tersebut. IKY/MUH