TIGA mantan anak binaan LPKA Kelas II Palu, Yoga, Arjuna, dan Amrin membuktikan bahwa perubahan itu nyata. Mereka berhasil menyelesaikan pendidikan Paket C setara SMA dan kini mulai menata hidup baru.
Selama masa pembinaan, mereka aktif mengikuti program pendidikan dan kegiatan positif. Arjuna dan Amrin aktif di kepramukaan dan musik hadroh, sementara Yoga menonjol di bidang kick boxing, mewakili LPKA di berbagai ajang olahraga.
Setelah bebas, mereka menjalani kehidupan mandiri. Yoga bahkan diterima bekerja sebagai satpam di kantor swasta di Palu dan mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan.
“Yoga adalah bukti keberhasilan pembinaan. Disiplin, bertanggung jawab, dan bersemangat,” ujar Bagus seusai menyerahkan ijazah di LPKA Palu, Rabu (23/7/2025).
Bagus menyebut, keberhasilan ini hasil kerja sama antara LPKA, Dinas Pendidikan Palu, PKBM, dan mitra lain yang mendukung pendidikan dan pembinaan karakter.
Kepala LPKA Palu, Mohammad Kafi, mengapresiasi capaian tersebut.
“Setiap anak punya peluang kedua. Mereka adalah wajah-wajah harapan,” katanya.
Yoga mewakili teman-temannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan selama pembinaan.
“Saya pikir masa depan saya habis. Tapi di sini saya belajar bahwa saya bisa berubah. Ijazah ini dan pekerjaan saya adalah awal hidup baru,” ucapnya.
Kisah mereka menjadi bukti bahwa dengan pembinaan, pendidikan, dan kesempatan kedua, anak-anak yang pernah terjerat hukum bisa bangkit dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat. NDU/MUH













