Ekonomi

Pelindo Pimpin Kolaborasi BUMN Selamatkan Terumbu Karang di Sulsel

×

Pelindo Pimpin Kolaborasi BUMN Selamatkan Terumbu Karang di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Aksi konservasi terumbu karang bertema “Merdeka Karangku, Lestari Lautku” di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Selasa (12/8/2025). Dok: Pelindo Regional 4

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggandeng sejumlah BUMN untuk menggelar aksi konservasi terumbu karang bertema “Merdeka Karangku, Lestari Lautku” di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/8/2025). Kgiatan ini dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. 

Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), dan PT Pegadaian. 

Musisi nasional Fadly Padi turut hadir sebagai Duta Adopsi Terumbu Karang.

Kegiatan meliputi penanaman bibit terumbu karang dan edukasi lingkungan bagi masyarakat pesisir. Pulau Barrang Lompo dipilih karena memiliki potensi besar sekaligus tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Division Head SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menegaskan komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Kami ingin berkontribusi nyata, bukan hanya di bidang jasa kepelabuhanan, tapi juga pelestarian lingkungan. Konservasi ini diharapkan menghidupkan kembali ekosistem laut yang terancam dan memberi manfaat langsung bagi warga pesisir,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Rabu (13/8/2025).

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menambahkan, pelestarian laut butuh keberlanjutan. 

“Kegiatan ini bukan akhir, melainkan awal rangkaian upaya menjaga laut. Bersama mitra BUMN, kami berkomitmen hadir di program serupa di wilayah kerja kami,” katanya.

Warga Barrang Lompo mengapresiasi langkah ini. “Terumbu karang adalah rumah ikan dan sumber penghidupan kami. Dukungan seperti ini menjaga laut sekaligus masa depan anak cucu,” ungkap salah satu nelayan setempat.

Fadly Padi pun merasa bangga bisa terlibat. “Sebagai orang Makassar, saya punya tanggung jawab moral menjaga laut. Laut bukan hanya indah, tapi sumber kehidupan. Semoga gerakan ini menginspirasi pihak lain untuk ikut peduli,” ucapnya.

Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi BUMN yang menggabungkan sumber daya, pengalaman, dan jejaring demi tujuan sosial dan lingkungan. 

Hasilnya, partisipasi warga pun meningkat, dan langkah bersama ini memberi dampak positif bagi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia. *ICC/MUH