EkonomiRegional

Pertamina “Sulap” Sampah Jadi Paving Blok, Wali Kota Apresiasi

×

Pertamina “Sulap” Sampah Jadi Paving Blok, Wali Kota Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (tengah) mengecek paving blok yang berbahan dasar sampah saat meninjau Program CSR Integrated Terminal Makassar milik PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Kelurahan Tamalabba. Dok: Pertamina/Eranesia.id

WALI Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham meninjau Program Corporate Social Responsibility (CSR) Integrated Terminal Makassar milik PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Kelurahan Tamalabba.

Program ini menghadirkan inovasi pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi ramah lingkungan. Bank Sampah Pusat (BSP) mengumpulkan sampah organik seperti plastik untuk didaur ulang.

Petugas memproses styrofoam dan popok sekali pakai dengan teknologi hydrothermal hingga menjadi paving blok ramah lingkungan.

Sementara itu, masyarakat mengolah sampah organik lewat budidaya maggot (larva BSF) untuk menghasilkan pakan alternatif bagi ikan dan ayam, serta pupuk organik untuk urban farming.

Inovasi ini menekan timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengurangi pencemaran. Program juga melahirkan produk bernilai tambah seperti paving blok, pakan maggot, dan pupuk organik.

Dalam kunjungan itu, Munafri berinteraksi dengan masyarakat penerima manfaat. Ia mengapresiasi keberhasilan warga yang mampu memilah dan mengolah sampah sejak rumah tangga.

“Kampung ini sudah mampu memilah sampah dengan baik. Ini bukti bahwa sampah bukan hanya masalah, tapi bisa menjadi peluang ekonomi jika dikelola dengan tepat,” kata Munafri dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Selasa (9/9/2025).

Munafri juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memberdayakan lingkungan.

“Kami berharap model kerja sama ini terus berkembang. Tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan sekitar, tapi juga membuka peluang edukasi dan pemberdayaan lebih luas,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Sulawesi, T Muhammad Rum, menegaskan Pertamina menjalankan program ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Pertamina tidak hanya fokus pada operasi bisnis, tetapi juga membangun kolaborasi berkelanjutan yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” jelasnya.

Rum menambahkan, program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab.

Kunjungan ini memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan Pertamina Patra Niaga untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Advetorial | Editor : Muh Taufan