EkonomiRegional

UIN Datokarama Gencarkan Sosialisasi Sertifikasi Halal di Sulteng

×

UIN Datokarama Gencarkan Sosialisasi Sertifikasi Halal di Sulteng

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha di Sulawesi Tengah yang diselenggarakan Pusat Pendampingan Produk Halal di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama Palu. Dok: UIN Datokarama/Eranesia.id

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu melalui Pusat Pendampingan Produk Halal di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) terus menggencarkan sosialisasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha di Sulawesi Tengah. 

Langkah ini menjadi komitmen kampus dalam mendukung ketersediaan pangan halal, berkualitas, sekaligus memperkuat ekonomi syariah di daerah.

Kepala Pusat Pendampingan Produk Halal UIN Datokarama, Siti Rabiatul Adawiyah, menegaskan sertifikasi halal memberi nilai tambah signifikan bagi produk.

“Dengan sertifikasi halal, produk IKM, UKM, dan UMKM lebih mudah diterima pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen,” ujarnya di Palu, Minggu (21/9/2025).

Dalam sosialisasi ini, UIN Datokarama bekerja sama dengan pelbagai pihak, termasuk Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Tengah. 

Sedikitnya 40 pelaku usaha mendapat pendampingan karena produknya belum memiliki sertifikat halal.

Wiwi, sapaan akrab Siti Rabiatul, menjelaskan bahwa sertifikasi halal mencakup Proses Produk Halal (PPH). 

Proses ini memastikan kehalalan sejak penyediaan bahan, pengolahan, penyimpanan, pengemasan, distribusi, hingga penyajian produk.

“Semua tahap wajib memenuhi standar kebersihan, bebas najis, dan terhindar dari bahan yang diharamkan,” ungkapnya. 

Pelaku usaha juga diwajibkan memisahkan fasilitas produksi halal dan nonhalal, mulai dari penampungan bahan, penimbangan, pencampuran, pemasakan, hingga pengemasan. 

Pemisahan ini mencegah kontaminasi yang bisa memengaruhi status halal produk.

Tahun ini, UIN Datokarama bersama Kementerian Agama dan BPJPH merekrut 116 pendamping baru, sehingga total pendamping halal di Sulawesi Tengah mencapai sekitar 200 orang. 

Hingga kini, kampus tersebut telah mendampingi 2.545 pelaku usaha yang berhasil memperoleh sertifikat halal.

Penulis : Amat | Editor : Muh Taufan