EkonomiRegional

Solidaritas Pertamina: Bantu Pemulihan Korban Kebakaran di Watang Soreang

×

Solidaritas Pertamina: Bantu Pemulihan Korban Kebakaran di Watang Soreang

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Fuel Terminal Parepare menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak kebakaran di Kelurahan Watang Soreang, Kota Parepare, Rabu (24/9/2025). Dok: Pertamina/Eranesia.id

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Fuel Terminal Parepare menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak kebakaran di Kelurahan Watang Soreang, Kota Parepare. Kawasan ini termasuk wilayah ring 1 perusahaan yang menjadi prioritas program tanggung jawab sosial.

Kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu menghanguskan lima rumah warga. Peristiwa ini menimbulkan kerugian besar dan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar.

Pertamina menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa 5 tabung Bright Gas, 25 liter minyak goreng, 10 dus air mineral, 5 karung beras, 5 terpal plastik, dan 5 dus mie instan.

Fuel Terminal Manager Parepare, M Agung Endriyanto, menyerahkan bantuan secara langsung. Penyaluran dilakukan bersama Pemerintah Kelurahan Watang Soreang dan BPBD Kota Parepare untuk memastikan tepat sasaran.

“Kami menyampaikan duka yang mendalam atas musibah ini. Duka warga adalah duka kami juga. Semoga bantuan ini meringankan beban korban sekaligus menjadi bukti bahwa Pertamina hadir bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga mitra masyarakat dalam suka maupun duka,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Penyaluran bantuan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Antara lain, SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana.

Lalu SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan memastikan akses pangan dan air bersih.

Serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) lewat penguatan ketahanan masyarakat menghadapi bencana.

Dengan aksi cepat ini, Pertamina Patra Niaga Sulawesi menegaskan komitmennya memperkuat solidaritas dan membantu pemulihan pascabencana di wilayah operasionalnya.

Advetorial | Editor : Muh Taufan