Regional

Faidah Efendi: Perempuan Jadi Pilar Utama Ekonomi Berkelanjutan

×

Faidah Efendi: Perempuan Jadi Pilar Utama Ekonomi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Life Skills Berbasis Gender yang diselenggarakan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Sabtu (4/10/2025). Foto: UIN Datokarama/Eranesia.id

KETUA Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Faidah Efendi Lukman S Thahir, menegaskan peran strategis perempuan sebagai pilar utama dalam membangun ekonomi berkelanjutan sesuai prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

“Ketika perempuan terlibat penuh dalam proses ekonomi, pembangunan menjadi lebih merata, adil, dan efektif bagi semua,” katanya di Palu, Sabtu (4/10/2025).

Faidah menyampaikan, pandangan itu saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Life Skills Berbasis Gender yang diselenggarakan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.

Kegiatan bertema “Pelatihan Ecoprint Berbasis Gender: Mengukir Warna Alam, Merajut Kesetaraan” tersebut melibatkan 50 peserta.

Dalam materinya, Faidah menekankan, pentingnya peran perempuan dalam pembangunan ekonomi. Ia mengatakan, pelibatan perempuan tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap kesetaraan gender, tetapi juga mendorong produktivitas, pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan ketahanan sosial.

Menurut Faidah, perempuan memegang lima peran strategis dalam ekonomi berkelanjutan. Pertama, sebagai penopang ekonomi keluarga, karena perempuan mengelola keuangan rumah tangga.
Kedua, penggerak kemandirian, sebab keterampilan perempuan dapat menghasilkan pendapatan.

“Ketika ibu berdaya, keluarga menjadi lebih kuat secara ekonomi,” ujarnya.

Ketiga, perempuan memiliki kepekaan tinggi dalam memahami dan merespons kebutuhan orang lain. Keempat, perempuan berperan sebagai figur inspiratif yang berhasil di berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, dan seni.

Kelima, perempuan memiliki visi jauh ke depan, berani mengambil risiko, dan gigih mewujudkan ide serta impian.

“Maka jangan remehkan peran perempuan atau ibu rumah tangga. Ibu adalah pilar keluarga, motor ekonomi, dan pendidik bangsa. Apa yang perempuan lakukan hari ini menjadi investasi besar bagi masa depan,” tandas Faidah.

Penulis : Amat | Editor : Muh Taufan