HARGA kopra di Kota Palu, Sulawesi Tengah mengalami penurunan. Kurangnya permintaan menjadi penyebab.
Pengusaha jual beli hasil bumi, Anton, mengatakan saat ini harga kopra turun menjadi Rp20.000 per kilo gram (kg) dari sebelumnya Rp50.000 per kg.
“Harga jatuh karena memang kurang permintaan atau pembelian baik dari dalam mau pun dari luar kota. Sementara stok melimpah,” terangnya kepada Eranesia.id, Selasa (7/10/2025).
Menurut Anton, cuaca tidak menentu juga memengaruhi kualitas hasil bumi, terutama kopra yang membutuhkan proses pengeringan sempurna.
“Kalau hujan terus, hasil pengeringan tidak maksimal. Kadar air tinggi bikin kualitas turun, pembeli pun enggan membeli dengan harga tinggi,” jelasnya.
Anton berharap, harga kopra bisa kembali normal sehingga tidak ada kerugian di tingkat pembeli atau pun di tingkat petani.
“Sebelumnya kopra dibeli dengan harga tinggi, pas turun harga, otomatis kami rugi,” tandasnya.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













