Gaya Hidup

Pola Makan Sehat Bisa Cegah 15 Juta Kematian Dini

×

Pola Makan Sehat Bisa Cegah 15 Juta Kematian Dini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi makanan sehat. Dok: AI/Eranesia.id

PERUBAHAN pola makan yang lebih sehat dapat menekan angka kematian dini dan memperlambat dampak perubahan iklim.

Komisi EAT-Lancet 2025, yang beranggotakan ahli gizi, iklim, ekonomi, dan kesehatan dari lebih dari 35 negara, melaporkan temuan ini.

Menurut laporan ABC News, para peneliti menyebut bahwa penerapan Planetary Health Diet (PHD) di seluruh dunia bisa mencegah hingga 15 juta kematian dini setiap tahun.

Mereka juga menegaskan bahwa perubahan pola makan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor pertanian.

“Sistem pangan memicu banyak krisis global yang kita hadapi, sekaligus memegang kunci untuk mengatasinya,” ujar Shakuntala Haraksingh Thilsted, wakil ketua komisi sekaligus Direktur Nutrisi, Kesehatan, dan Ketahanan Pangan di CGIAR disadur dari Detikcom, Sabtu (11/10/2025).

Ia menambahkan, “Dunia harus bertindak berani dan adil untuk mencapai perubahan berkelanjutan,”

Planetary Health Diet menekankan konsumsi pangan berbasis tanaman. Menu ini mencakup 3–5 porsi biji-bijian utuh, lima porsi buah dan sayur, serta kacang-kacangan dan polong-polongan setiap hari.

Diet ini tidak melarang protein hewani, tetapi mendorong konsumsi dalam jumlah terbatas: satu porsi daging merah, dua porsi ikan atau unggas, dan 3–4 butir telur per minggu.

Komisi juga menyerukan pembatasan gula tambahan, lemak jenuh, dan garam.

“Planetary Health Diet tidak bisa diterapkan secara sama untuk semua orang,” kata Walter C Willett, ketua komisi sekaligus profesor epidemiologi dan nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, dalam wawancara dengan AP News.

Rekomendasi diet ini berlandaskan data penyakit yang dapat dicegah, seperti diabetes tipe dua dan penyakit jantung.

Para peneliti menegaskan bahwa kesehatan manusia dan kesehatan bumi saling berkaitan erat.

Sumber : ABCNews, APNews, Detikcom | Editor : Muh Taufan