BADAN Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus berinovasi membangun infrastruktur telekomunikasi di kawasan timur Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah mempercepat transformasi digital nasional. Fokus utamanya ialah wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) seperti Papua dan sekitarnya.
Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi Pemerintah BAKTI Komdigi, Suharyoto, menegaskan bahwa kunci digitalisasi adalah akses internet yang stabil di seluruh Indonesia.
“Akses internet yang merata menjadi kunci ekonomi digital. Karena itu, BAKTI memperluas jaringan fiber optik, membangun BTS 4G, dan menghadirkan layanan internet satelit di daerah yang belum dijangkau operator komersial,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Suharyoto saat menjadi pembicara pada talk show bertajuk “Akselerasi Keuangan Digital” di Gedung Sriti Convention Hall, Palu, Kamis (16/10/2025).
Hingga kini, BAKTI telah membangun ribuan BTS 4G di wilayah timur. Ratusan titik akses internet berbasis satelit juga terpasang di sekolah, puskesmas, dan kantor desa.
Langkah ini memperkuat konektivitas sekaligus mendukung penggunaan QRIS, e-wallet, dan mobile banking di daerah terpencil.
Selain membangun jaringan, BAKTI juga menjalankan program literasi digital dan pelatihan masyarakat. Tujuannya agar warga mampu memanfaatkan layanan keuangan digital dengan aman dan produktif.
“Kami ingin masyarakat di wilayah timur tidak hanya menikmati internet, tapi juga memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan melalui ekonomi digital,” tambah Suharyoto.
BAKTI bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperluas jangkauan digital di Indonesia Timur.
Program ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di kawasan tersebut.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













