PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah meluncurkan Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologis (TAPE). Program ini memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada lingkungan.
Peluncuran TAPE sekaligus menandai penyerahan penghargaan kepada 13 daerah di Sulteng yang berhasil menjaga kelestarian hutan, kualitas air, dan udara.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata daerah dalam menjaga lingkungan hidup.
Kepala Bappeda Sulteng, Christina Sandra Tobondo menegaskan, bahwa TAPE menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan seiring pelestarian lingkungan.
“TAPE Sulteng menjadi salah satu program nyata dalam 9 Berani Pak Gubernur Sulteng, yaitu Berani Makmur dan Berani Harmoni,” ujarnya di Sriti Convention Hall Palu, Senin (3/11/2025).
Direktur Eksekutif Yayasan Sikola Mombine, Nur Safitri Lasibani, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota dan mitra yang mendukung kebijakan ekologis di daerah.
“Kami bersama masyarakat sipil, akademisi, dan pemerintah provinsi menginisiasi TAPE sebagai inovasi daerah. Skema ini memberi insentif keuangan kepada kabupaten/kota yang berhasil menjaga lingkungan,” ungkapnya.
TAPE menjadi tonggak penting untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan tanggung jawab dalam mengelola sumber daya alam.
Melalui skema insentif yang jelas, kabupaten/kota semakin berkomitmen menjaga keseimbangan ekologi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini juga membuka momentum besar bagi Sulteng untuk mewujudkan pembangunan hijau yang inklusif dan berkelanjutan melalui kebijakan fiskal berbasis lingkungan.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













