PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Poso, Sulawesi Tengah, menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama Palu untuk mengembangkan produk halal dan memperkuat sektor wisata halal di daerah itu.
Ketua LPPM UIN Datokarama, Dr Sahran Raden, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah nyata Pemkab Poso dalam menyediakan pangan yang sehat, berkualitas, dan terjamin kehalalannya bagi masyarakat serta wisatawan.
“LPPM UIN Datokarama melalui Pusat PPH berkomitmen mendampingi pengembangan produk halal di Kabupaten Poso,” ujar Sahran di Palu, Senin (3/11/2025).
Pemkab Poso melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan menjalin kerja sama dengan LPPM UIN Datokarama. Sekretaris Dinas Oldy Soplantino dan Ketua LPPM Dr. Sahran Raden menandatangani perjanjian di Kampus UIN Datokarama Palu.
Kesepakatan ini mencakup pendampingan sertifikasi halal, penelitian, dan pengembangan industri halal. Program tersebut mendorong inovasi, memperkuat daya saing daerah, dan melahirkan SDM kreatif serta berkarakter kuat untuk mendukung ekonomi Poso.
“Objek kerja sama ini mencakup penelitian, pengabdian masyarakat, serta fasilitasi sertifikasi dan pengembangan industri halal,” tandas Sahran.
Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Poso bersama UIN Datokarama membantu pelaku industri kecil menengah (IKM) memperoleh sertifikat halal.
Program ini memberi kepastian bagi konsumen dan memperkuat ekosistem wisata halal yang berkelanjutan di Kabupaten Poso.
Penulis : Amat | Editor : Muh Taufan













