KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani mengingatkan adanya tiga zona megathrust di Indonesia yang belum mengalami gempa besar selama ratusan tahun. Ketiga zona itu berada di Mentawai, Selat Sunda, dan Sumba.
“Megathrust nomor 4 di Mentawai, nomor 7 di Selat Sunda, dan nomor 10 di Sumba adalah zona sumber gempa aktif yang belum melepaskan energi besar dalam rentang waktu puluhan hingga ratusan tahun,” ujar Teuku disadur dari Kompas.com, Kamis (6/11/2025).
Ia menjelaskan, posisi geografis Indonesia yang terletak di pertemuan tiga lempeng aktif dunia membuat wilayah ini sangat rawan bencana. Tumbukan antarlempeng menyebabkan terbentuknya 13 segmen megathrust di seluruh Nusantara.
Menurut Faisal, saat ini terjadi proses akumulasi energi tektonik di tiga wilayah tersebut. Energi yang terus menumpuk itu berpotensi memicu gempa besar kapan saja tanpa bisa diprediksi.
“Diduga kuat sedang terjadi proses akumulasi energi tektonik yang dapat merilis gempa besar sewaktu-waktu,” tegasnya.
Sebagai kepala BMKG yang baru dilantik, Teuku menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pihak.
Faisal juga mengingatkan masyarakat agar terus memperbarui informasi kebencanaan dari sumber resmi, terutama menghadapi potensi bencana menjelang akhir tahun.
Sumber : Kompas.com | Editor : Muh Taufan













