SEBANYAK 12 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu mendampingi 25 pelaku UMKM di Sulawesi Tengah dalam program literasi keuangan.
Mereka adalah Indah Sricahayani Mazri, Cahyati, Irka, Dimas, Milda, Zaitun, Nurul Mufida, Usamah Aliandis, Qarirah Raniah Hanafi, Jalu Saputra, Moh Ikbal, dan Fahrul Ziad A Takuloe. Semua berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Datokarama.
Para mahasiswa ini bekerja sama dengan Hannah Asa Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi keuangan dan pelatihan literasi keuangan UMKM.
Lewat kerja sama ini, mereka melakukan pendampingan dan pembinaan di pelbagai daerah di Sulteng. Hasilnya cukup menggembirakan.
“Satu dari 25 UMKM yang kami dampingi berhasil mencatat omzet lebih dari Rp50 miliar,” ujar Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Sabtu (8/11/2025).
Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman S Thahir mengapresiasi Hannah Asa Indonesia atas dukungannya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi kampus yang menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
“Pendampingan ini membuktikan bahwa mahasiswa berperan sebagai agen perubahan. Mereka mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan praktis masyarakat,” ungkap Lukman.
Ia berharap, kolaborasi tersebut terus berlanjut dan menjadi model pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
“Ini juga bentuk nyata kontribusi UIN Datokarama dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Lukman.
Advertorial | Editor : Muh Taufan













