PRESIDEN RI, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Ia menyampaikan hal itu saat menyoroti capaian rehabilitasi sekolah tahun ini yang dinilai masih jauh dari kebutuhan nasional.
Prabowo mengungkapkan, pemerintah pada tahun berjalan baru mampu merehabilitasi sekitar 16 ribu sekolah.
Dirinya menyatakan, jumlah tersebut belum memuaskan dan berjanji meningkatkan angkanya secara signifikan tahun depan.
“Tahun ini kita baru mampu memperbaiki 16.000 sekolah. Baru mampu. Saya minta maaf sebagai Presiden Anda, saya baru mampu mengalokasikan 16.000 sekolah,” ujar Prabowo dikutip dari Mediaindonesia.com, Sabtu (29/11/2025).
Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, tekadnya untuk melipatgandakan jumlah sekolah yang diperbaiki pada tahun depan.
“Tahun depan saya bertekad untuk melipatgandakan itu. Berapa yang kita rencanakan tahun depan?. Minimal 60 ribu. Enam puluh ribu pun saya tidak puas,” tegasnya.
Prabowo juga menyinggung Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan meminta dukungan penambahan anggaran jika memungkinkan.
“Menteri Keuangan, bisa kita tambah?. Kalau kau bisa tambah, kau tambah lagi,” tandasnya.
Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kualitas sarana pendidikan akan menjadi salah satu fokus utama dalam memperkuat mutu pendidikan nasional tahun depan.
Sumber : Mediaindonesia.com | Editor : Muh Taufan













