DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu menggelar Ekspose Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 2025, Rabu (10/12/2025). Acara ini menjadi ajang transparansi dan evaluasi kondisi lingkungan Palu sepanjang tahun. Perangkat daerah, akademisi, dan pelbagai organisasi pemerhati lingkungan turut hadir.
DLH mengumumkan nilai IKLH Palu tahun 2025 sebesar 81,93, berada pada kategori baik. Nilai itu naik 11,85 persen dibandingkan tahun 2024 dan menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan kualitas udara, air, serta tutupan lahan.
Kepala DLH Kota Palu, Mohammad Arif, menegaskan bahwa IKLH bukan sekadar indikator teknis. Ia menyebut angka tersebut mencerminkan kualitas lingkungan yang warga rasakan setiap hari.
“Angka IKLH menunjukkan kondisi nyata lingkungan dan kualitas hidup warga Palu,” ujarnya.
Arif menjelaskan, pelbagai program strategis mendorong kenaikan nilai ini. Program tersebut mencakup pengendalian pencemaran, penataan ruang terbuka hijau, serta pelibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
DLH menargetkan hasil ekspose ini sebagai dasar penguatan kebijakan lingkungan pada tahun berikutnya.
DLH juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat langkah pengendalian pencemaran, memperluas ruang terbuka hijau, dan mengembangkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Acara ini juga membuka ruang diskusi untuk merumuskan strategi peningkatan kualitas lingkungan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat Palu.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













