DEWAN Pimpinan Daerah Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Sulawesi Tengah memulai masa tugas 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di salah satu hotel Palu, Jumat (12/12/2025), dan dipimpin langsung Ketua Umum DPP ASKI, Irsan Yumeno.
Momentum ini menegaskan komitmen organisasi memperkuat ekosistem perkopian di wilayah Sulawesi Tengah.
Acara tersebut menghadirkan unsur pemerintah daerah, pelaku UMKM kopi, komunitas barista, petani kopi dari berbagai kabupaten, hingga pemerhati kopi.
Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi untuk memajukan komoditas kopi daerah.
Irsan menilai, Sulteng memiliki potensi kopi yang besar, baik dari kualitas maupun ragam varietas.
Ia berharap, kepengurusan baru dapat memperkuat pembinaan petani, meningkatkan produktivitas, serta mendorong hilirisasi agar nilai tambah kopi kian meningkat.
“ASKI harus menjadi penggerak utama peningkatan kualitas kopi Indonesia. Pengurus ASKI Sulteng memikul tanggung jawab besar untuk mengangkat kopi daerah agar mampu bersaing di pasar nasional dan global,” ungkap Irsan.
Ketua DPD ASKI Sulteng, Fildzah M Djafar, menegaskan bahwa ASKI hadir bukan sekadar sebagai organisasi, tetapi sebagai penghubung seluruh pelaku perkopian di daerah.
“ASKI menjadi jembatan antara petani dan konsumen, antara tradisi dan inovasi, serta antara potensi dan kenyataan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Sulawesi Tengah dari Dinas Perkebunan dan Peternakan, Rohani Mastura, menyampaikan harapan agar ASKI dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan perkopian Sulteng.
“Kami berharap ASKI mampu memperkuat pendampingan petani, membuka akses pasar, dan menjadi wadah inovasi bagi pelaku kopi di Sulteng,” tutupnya.
Pelantikan DPD ASKI Sulteng periode 2025–2030 diharapkan membuka babak baru perkembangan kopi Sulawesi Tengah, sekaligus mendorong potensi daerah menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













