GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memastikan kesiapan lahan cetak sawah baru. Lahan ini akan segera masuk tahap tanam pada akhir tahun 2025.
Desa Tulo dan Desa Beka, seluas sekitar 24 hektare, menjadi prioritas penanaman awal di Kabupaten Sigi.
Gubernur menjelaskan, Sulteng mendapat target cetak sawah seluas 10.000 hektare pada 2025. Dari target tersebut, Sigi memperoleh jatah 1.200 hektare. Realisasinya terus dimaksimalkan.
Program cetak sawah ini merupakan bagian dari upaya nasional Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya untuk memperkuat produksi dalam negeri dan mewujudkan swasembada pangan.
“Alhamdulillah, saya bersama Bupati, Forkopimda, dan pihak terkait meninjau langsung cetak sawah program 2025 di Sigi. Target ini akan kita maksimalkan. Jika belum tercapai, akan dilanjutkan pada 2026 atau bahkan melebihi target,” ungkap Anwar dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Kamis (25/12/2025).
Progres cetak sawah baru di Kabupaten Sigi hampir rampung. Lahan yang sudah memiliki perencanaan teknis dan dikontrakkan mencapai 303 hektare. Sebagian besar berada di Kecamatan Lindu.
Pemerintah Sulteng terus mendorong sinergi lintas sektor. Tujuannya agar seluruh lahan cetak sawah segera produktif.
Anwar menambahkan, program cetak sawah baru sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo. Program ini memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan, sekaligus mendukung program daerah Berani Panen Raya.
Ia optimistis, pembukaan lahan pertanian baru akan meningkatkan produksi beras. Hal ini juga memperkuat posisi Sulteng sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.
Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan













