DEWAN Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) XII. Kegiatan ini menggabungkan Tabligh Akbar di Masjid Tsamaratul Ukhuwah, Ampana, Kabupaten Tojo Unauna, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan bertema “Bersatu Berjuang, Menjaga dan Memajukan Sulawesi Tengah” diikuti sekitar 500 peserta laki-laki dan perempuan dari pelbagai kabupaten dan kota di provinsi ini.
Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah, Syaibani Mujiono, memberikan arahan strategis dan motivasi bagi peserta.
Kehadirannya menegaskan pentingnya sinergi pengurus pusat dan wilayah untuk memperkuat dakwah, membangun umat, dan menjaga persatuan bangsa.
Unsur Forkopimda, ulama, tokoh masyarakat, dan elemen strategis daerah juga menghadiri kegiatan ini.
Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulteng, Muhammad Yani Abdul Karim, menyatakan bahwa Mukerwil XII menjadi forum strategis untuk konsolidasi, evaluasi program, dan perumusan agenda dakwah.
Program ini mengarahkan semua kegiatan agar lebih efektif dan berdampak nyata bagi umat serta masyarakat.
“Mukerwil ini momentum untuk menyatukan ide, memperkuat persatuan, dan mengoptimalkan peran Wahdah Islamiyah dalam pembinaan umat dan pembangunan daerah,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Kamis (24/12/2025).
Yani menegaskan komitmen Wahdah Islamiyah menghadirkan dakwah menyejukkan. Organisasi ini juga aktif di bidang pendidikan, sosial, kemanusiaan, dan penanggulangan bencana melalui sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
Bupati Tojo Unauna, Ilham Lawidu, mengapresiasi pelaksanaan Mukerwil XII. Ia bersyukur Kabupaten Tojo Una-Una menjadi tuan rumah kegiatan berskala regional ini.
“Kehadiran para ulama, ustad, serta pengurus pusat dan wilayah membawa rahmat dan keberkahan bagi daerah ini,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan pesan Gubernur Sulawesi Tengah yang mendukung penuh kegiatan ini. Ia menekankan kesiapan pemerintah menindaklanjuti hasil musyawarah.
Ia berharap sinergi ulama, umara, pengurus Wahdah Islamiyah, dan aparat keamanan terus memperkuat stabilitas masyarakat.
“Atas nama Gubernur Sulawesi Tengah, Musyawarah Kerja Wilayah XII Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah saya nyatakan dibuka secara resmi,” tegas Bupati.
Seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan sinergi nyata antara ulama, umara, pengurus organisasi, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan daerah. Kegiatan ini berlangsung lancar dan tertib.
Rilis | Editor : Muh Taufan













