PERSENTASE penduduk miskin di Kota Palu mengalami penurunan signifikan. Angkanya turun dari 5,94 persen menjadi 5,26 persen.
Capaian tersebut menjadikan Palu sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Tengah. Kondisi ini juga mencerminkan keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Penurunan angka kemiskinan ini dinilai sebagai hasil dari pelbagai program yang dijalankan secara berkelanjutan. Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor.
Upaya tersebut difokuskan pada penguatan pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Susik, mengatakan pihaknya terus berupaya maksimal menekan angka kemiskinan.
“Kami terus berupaya mengentaskan kemiskinan di Kota Palu,” ungkapnya kepada Eranesia.id, Kamis (8/1/2026).
Susik menambahkan, Pemkot Palu setiap tahun menargetkan capaian 100 persen pelayanan dasar. Target tersebut mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Setiap tahun kami menargetkan 100 persen untuk SPM. Angka ini tidak boleh berada di bawah 100 persen,” tandasnya.
Melalui penguatan pelayanan dasar dan program pemberdayaan masyarakat, Pemkot Palu berharap semakin banyak warga keluar dari zona kemiskinan.
Upaya ini ditargetkan membuahkan hasil pada tahun 2026 dengan peningkatan taraf hidup masyarakat.
Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan













