HeadlineRegional

Pengawasan Diintensifkan, Sulteng Ingin Terbebas dari Aktivitas TKA Ilegal

×

Pengawasan Diintensifkan, Sulteng Ingin Terbebas dari Aktivitas TKA Ilegal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi TKA ilegal di kawasan tambang nikel. Foto: AI Gemini/Eranesia.id

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperkuat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas sesuai aturan dan mencegah praktik TKA ilegal.

Anwar memimpin pengawasan langsung di lapangan sebagai bagian dari upaya serius pemerintah provinsi melindungi hak tenaga kerja Indonesia (TKI) dan memastikan keadilan di sektor ketenagakerjaan.

“Kita tidak main-main dalam pengawasan TKA,” terangnya, Selasa (27/1/2026). 

Komitmen gubernur terlihat dari pengawasan yang tetap berjalan meski di hari libur. Bahkan Minggu malam, Anwar memantau perkembangan di lapangan melalui koordinasi intensif dengan jajaran terkait.

Ia menegaskan, Sulteng tidak boleh kembali menjadi sorotan nasional karena TKA ilegal. 

“Kita tidak ingin ada TKA ilegal beroperasi di Sulteng,” tegasnya. 

Anwar menjelaskan, pengawasan ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan pemerintah provinsi. 

Ia berharap, perusahaan di kawasan industri bersikap kooperatif dan akomodatif dalam mendukung penertiban tenaga kerja.

“Ini bagian dari pembinaan pemerintah provinsi. Kami harap perusahaan bekerja sama sehingga TKA ilegal tidak lagi ada,” kata Anwar.

Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh. Selama dua hari terakhir, tim khusus memeriksa langsung ketenagakerjaan TKA dan TKI di kawasan industri Morowali.

Langkah tegas ini menunjukkan kepemimpinan Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A Lamadjido yang aktif, responsif, dan berorientasi pada penegakan aturan, sekaligus menegaskan komitmen pelayanan publik demi menjaga wibawa daerah dan kepentingan masyarakat Sulteng.

Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan