BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Wilayah terdampak mencakup Desa Kota Raya Timur, Desa Kota Raya Tenggara, Desa Kota Raya Selatan di Kecamatan Mepanga, dan Desa Lambanau di Kecamatan Ongka Malino.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong menerima laporan pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 15.35 WITA. Kekeringan membuat sawah tadah hujan di wilayah tersebut kekurangan air.
Berkurangnya intensitas curah hujan beberapa waktu terakhir menyebabkan pasokan air ke persawahan tidak mencukupi. Akibatnya, tanah mengering dan petani tidak bisa menanam padi.
Sekitar 3.000 hektare sawah tadah hujan gagal tanam sehingga tidak bisa dipanen panen. Meski demikian, bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa atau pengungsi.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan pihaknya telah meninjau lokasi terdampak. BPBD Provinsi juga bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong untuk menanganinya lebih lanjut.
“Kami membutuhkan pasokan air bersih atau irigasi darurat untuk lahan pertanian terdampak. Kami juga perlu pompa air dan selang untuk menyalurkan air dari sungai atau sumur. Termasuk pembangunan sumur dangkal atau sumur bor sementara di area persawahan kritis,” ujar Asbudianto di Palu, Kamis (29/1/2026).
Hingga laporan ini disiarkan, kekeringan masih melanda wilayah terdampak.
Penulis : Muh Tauhid | Editor : Muh Taufan













