Regional

Idulfitri di Kawasan Industri IMIP Perkuat Persatuan Masyarakat

×

Idulfitri di Kawasan Industri IMIP Perkuat Persatuan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Masyarakat dan pekerja PT IMIP mengikuti salat idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (5/III) di Masjid As-Salaam PT IMIP. Foto

MASYARAKAT dan para pekerja di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, merayakan Idulfitri 1447 Hijriah dengan khidmat dan penuh keakraban. Mereka melaksanakan Salat Idulfitri di dua lokasi utama. Lokasi tersebut yaitu Masjid As-Salaam PT IMIP dan Masjid Al-Mu’minin di Rusunawa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Morowali, H. Mauluddin, menyampaikan bahwa Idulfitri menjadi momentum kemenangan. Umat meraih kemenangan setelah sebulan menahan hawa nafsu dan godaan.

Ia mengajak, umat menjadikan hari kemenangan sebagai awal untuk mempererat persaudaraan. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas keimanan.

“Ramadan membawa kebahagiaan dan keberkahan. Semoga Allah SWT mempertemukan kita kembali dengan Ramadan mendatang,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Mauluddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat Morowali untuk terus berkolaborasi. Masyarakat Morowali terdiri dari berbagai suku dan agama.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus menjaga persatuan dan kesatuan. Komitmen ini penting untuk menjaga stabilitas daerah.

“Dengan semangat persatuan, Morowali akan tetap aman, nyaman, dan tertib. Daerah ini juga dapat berkembang menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” tegasnya.

Ia menambahkan, umat harus terus mengamalkan nilai ketakwaan setelah Ramadan. Nilai tersebut perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Umat dapat mewujudkan hal itu dengan meningkatkan kualitas ibadah. Umat juga perlu meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga hubungan antarsesama.

“Jadikan salat lima waktu sebagai kebutuhan utama. Tingkatkan kepedulian melalui zakat dan sedekah. Jaga silaturahmi dan saling memaafkan. Jauhi sifat dengki dan iri hati,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memuliakan orang tua. Setiap orang perlu mengingat pengorbanan orang tua tanpa mengharap balasan.

Sementara itu, Ketua DKM PT IMIP, Djoko Suprapto, menyampaikan apresiasi melalui Imam Masjid As-Salaam, Ustadz Muhammad Amin. Ia mengapresiasi masyarakat dan karyawan yang menjaga keamanan kawasan industri.

“Mari kita pererat persaudaraan. Kita juga perlu saling mengingatkan dalam kesabaran dan kasih sayang,” ujarnya.

Salurkan Bantuan

Selama Ramadan 1447 H, DKM PT IMIP menyalurkan pelbagai bantuan. Mereka menyalurkan 3.000 dus air mineral dan 5.000 paket kurma. Mereka juga menghadirkan penceramah di empat masjid selama 15 hari.

Donatur IMIP, karyawan, dan masyarakat memberikan bantuan tersebut. Pengurus DKM kemudian mengelola seluruh bantuan itu.

Program ini menunjukkan kepedulian sosial. Program ini juga memperkuat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, program ini menjaga semangat toleransi di tengah keberagaman.

Suasana Idulfitri di kawasan industri berbasis nikel ini tidak hanya menjadi momentum ibadah. Momen ini juga mengingatkan seluruh masyarakat Morowali untuk terus merawat persatuan di tengah perkembangan yang pesat.

Rilis | Editor : Muh Taufan